MEULABOH – Musyawarah Besar (Mubes) Senat Mahasiswa dan Dewan Eksekutif Mahasiswa (SEMA dan DEMA) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Teungku Dirundeng Meulaboh Tahun 2026 resmi dimulai. Agenda tahunan yang menjadi forum pengambilan keputusan tertinggi bagi kelembagaan mahasiswa di kampus ini mengusung tema “Regenerasi Visioner: Kolaborasi Tanpa Batas, Bukan Hanya Sekadar Berganti tapi Berarti”.
Pembukaan Mubes disambut penuh semangat dan optimisme oleh jajaran panitia pelaksana. Ketua Panitia Mubes SEMA STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh 2026, Ramlan, menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas dibukanya ruang musyawarah tersebut.
Apresiasi untuk Panitia dan Peserta
Ramlan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras mempersiapkan acara. Ia juga mengapresiasi para delegasi dan peserta yang hadir untuk mengawal proses demokrasi mahasiswa.
“Selamat dan sukses atas terselenggaranya Mubes SEMA dan DEMA STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh 2026. Saya berharap seluruh peserta dapat mengikuti setiap tahapan persidangan dengan menjunjung tinggi etika bermusyawarah, integritas, serta semangat kekeluargaan,” ujar Ramlan dalam keterangannya.
Bukan Sekadar Pergantian Kepemimpinan
Ramlan menegaskan bahwa Mubes bukan sekadar agenda rutin untuk pergantian estafet kepemimpinan. Lebih dari itu, forum ini merupakan wadah strategis dalam merefleksikan arah gerak organisasi.
Melalui forum ini, para mahasiswa berkesempatan merumuskan gagasan-gagasan kritis, menyusun rekomendasi program, dan melahirkan gagasan inovatif yang mampu menjawab tantangan dinamika kampus ke depan.
Ia juga mengajak seluruh elemen mahasiswa yang terlibat untuk menjaga kondusivitas selama berjalannya forum. Dengan begitu, musyawarah dapat menghasilkan keputusan-keputusan yang berorientasi pada kemajuan almamater.
“Mari kita jadikan Mubes ini sebagai momentum pembuktian bahwa mahasiswa STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh mampu berdemokrasi secara dewasa, rasional, dan berorientasi pada substansi demi kejayaan kampus kita tercinta,” tutup Ramlan.












