TULANG BAWANG BARAT – Sugeng Daryanto, S.Pd., dipastikan memenangkan Pemilihan Kepalo Tiyuh (Pilkati) Mekar Asri, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Barat, Provinsi Lampung. Pilkati yang berlangsung Rabu (21/10/2026) itu berjalan sukses dan kondusif.
Dari hasil rekapitulasi akhir perhitungan suara, Sugeng Daryanto meraih suara terbanyak dan berhak memimpin Tiyuh Mekar Asri untuk masa jabatan 2026–2034.
Unggul Telak dengan 952 Suara
Pesta demokrasi tingkat desa ini diikuti lima calon Kepalo Tiyuh. Berdasarkan data Panitia Pemilihan Kepalo Tiyuh Mekar Asri tahun 2026, Sugeng Daryanto tampil unggul mendominasi perolehan suara masyarakat:
-
Sugeng Daryanto, S.Pd. — 952 suara (calon terpilih)
-
Shofiya Fikri Handayani, S.E., M.Ag. — 710 suara
-
Makhroji — 335 suara
-
Andri Yanto — 167 suara
-
Muhammad Soleh — 74 suara
Dari total Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 2.944 jiwa, sebanyak 2.238 suara dinyatakan sah. Warga tampak antusias menentukan arah pembangunan Tiyuh Mekar Asri delapan tahun ke depan.
Terima Kasih atas Kepercayaan Warga
Saat ditemui seusai penetapan hasil perhitungan suara, Sugeng Daryanto menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh warga Tiyuh Mekar Asri yang telah memberikan kepercayaan.
“Yang pertama, kami mengucapkan terima kasih kepada warga masyarakat Tiyuh Mekar Asri yang telah memberikan kepercayaan. Mudah-mudahan amanah ini menjadi tanggung jawab kita bersama demi kemajuan Tiyuh Mekar Asri,” ujar Sugeng.
Ia juga menambahkan bahwa amanah besar ini menjadi beban tanggung jawab yang akan diwujudkannya secara nyata.
“Kepercayaan masyarakat ini akan kita pertaruhkan dan wujudkan sesuai dengan apa yang menjadi harapan masyarakat,” tegasnya.
Fokus 100 Hari Pertama
Ketika ditanya mengenai langkah awal kepemimpinannya dalam 100 hari pertama, Sugeng mengungkapkan fokus utamanya pada pembenahan administrasi dan pendataan warga.
“Karena kita ini baru pertama kali menjadi desa definitif secara administrasi pemerintahan dan pimpinan, dalam 100 hari pertama kami akan memperbarui dan memverifikasi pendataan kependudukan. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi tumpang tindih, baik dalam persiapan penyaluran BLT maupun bantuan-bantuan sosial lainnya yang selama ini menjadi harapan masyarakat untuk diperbaiki,” pungkasnya.













