SURABAYA – Olahraga raket inovatif DragonShot bersiap melebarkan sayapnya di wilayah Jawa Timur. Aktivis perempuan terkemuka Jawa Timur, Hj. Siti Rafika Hardhiansari, S.Si., resmi ditetapkan sebagai Ketua Umum Federasi DragonShot Jawa Timur. Penetapan ini disepakati melalui rapat formatur yang berlangsung khidmat pada Rabu malam (21/10/2026) di Surabaya Pusat.
Rapat formatur tersebut dihadiri langsung Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat DragonShot, Dr. Mohammad Faruk, M.Kes., beserta jajaran tokoh olahraga, akademisi, dan praktisi lintas profesi. Kehadiran kepengurusan baru ini menjadi tonggak sejarah awal dalam membangun ekosistem olahraga DragonShot yang solid di tingkat regional.
DragonShot Mulai Berkembang di Indonesia
DragonShot merupakan olahraga raket yang diciptakan oleh Sukdev Singh pada tahun 2006 di Malaysia. Sebelumnya, olahraga ini dikenal dengan nama Jombola sebelum berganti nama pada Agustus 2025. Kini DragonShot mulai berkembang pesat di Indonesia.
Universitas Negeri Surabaya (UNESA) menjadi pelopor utama yang memperkenalkan olahraga ini. Kini, DragonShot mulai meluas ke berbagai sekolah dan komunitas di Jawa Timur.
Siap Go International
Dalam sambutannya setelah terpilih, Hj. Siti Rafika Hardhiansari menyampaikan rasa terima kasih atas amanah besar yang diberikan oleh Pengurus Pusat maupun daerah. Sebagai figur yang memiliki ketertarikan kuat di dunia olahraga, ia melihat potensi besar DragonShot sebagai alternatif aktivitas fisik yang memikat masyarakat. Olahraga ini menggabungkan karakteristik bulu tangkis, tenis meja, dan padel.
“Terima kasih atas amanah dan kepercayaan yang diberikan oleh rekan-rekan Pengurus DragonShot Pusat dan Jawa Timur. Saya siap membawa olahraga DragonShot terus berkembang hingga go international,” ujar Rafika optimistis.
Ia juga menekankan pentingnya olahraga dalam membangun karakter bangsa sejak dini.
“Harapan saya, semoga olahraga DragonShot ini menjadi sarana positif bagi generasi muda agar semakin rajin dan bersemangat berolahraga, sekaligus menanamkan nilai kebersamaan, disiplin, dan sportivitas sejak dini melalui olahraga baru ini,” tuturnya.
Kolaborasi Lintas Profesi
Untuk menyokong visi tersebut, susunan kepengurusan Federasi DragonShot Jawa Timur sengaja dibentuk dari kolaborasi lintas profesi. Kepengurusan diisi oleh kalangan dosen, guru, kepala sekolah, aktivis, mahasiswa, hingga pengusaha. Kombinasi ini diharapkan mampu mempercepat penetrasi olahraga ke institusi pendidikan serta komunitas masyarakat luas.
Susunan Pengurus Inti Federasi DragonShot Jawa Timur:
-
Ketua Umum: Hj. Siti Rafika Hardhiansari, S.Si.
-
Wakil Ketua I: Dr. Sunanto, M.Pd.
-
Wakil Ketua II: Randika Asiani Wijaya, M.Pd. (Sekretaris KONI Surabaya)
-
Wakil Ketua III: Lailatul Badriyah, M.Pd.
-
Wakil Ketua Bidang Prestasi dan Kompetisi: Erafid Moardika, M.Pd.
-
Sekretaris: Veronensi Ermayanti, M.Pd.
-
Wakil Sekretaris: Hetty Dwi Bu Purwaningsih, M.Pd.
-
Bendahara: Anita Wanodiya, M.Pd.
-
Wakil Bendahara: Diane Soselisa, S.Pd.
Langkah Strategis ke Depan
Langkah strategis terdekat dari Federasi DragonShot Jawa Timur adalah memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui pelaksanaan pelatihan wasit bersertifikasi nasional. Selain itu, federasi akan memasifkan sosialisasi ke lembaga pendidikan serta mempersiapkan bibit-bibit atlet daerah untuk berpartisipasi dalam berbagai kejuaraan nasional maupun internasional.
Dengan terbentuknya struktur organisasi yang kokoh, DragonShot diharapkan tidak hanya menjadi tren olahraga baru. Lebih dari itu, DragonShot diharapkan menjadi pilar pembinaan prestasi yang mampu mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia.












