Hattrick Doumbia Buyarkan Kemenangan Deltras FC, Persis Solo Paksa Hasil Imbang 3-3 di Gelora Delta

SIDOARJO – Drama enam gol mewarnai duel Deltras FC kontra Persis Solo dalam lanjutan Pegadaian Championship 2026/2027 di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Minggu (18/10/2026) sore. Sempat berada di atas angin dengan keunggulan dua gol, The Lobster harus puas berbagi poin setelah Persis memaksakan hasil imbang 3-3 melalui hattrick Bernard Henri Cedric Doumbia.

Bermain di hadapan 11.206 penonton, Deltras menunjukkan daya juang luar biasa. Bahkan, tim tuan rumah mampu membalikkan keadaan dan membangun keunggulan meyakinkan meski harus kehilangan satu pemain sejak babak pertama.

Kartu Merah Shulton Fajar

Persis Solo lebih dahulu membuka keunggulan pada menit ke-17. Bernard Henri Cedric Doumbia berhasil membobol gawang Deltras dan membawa tim tamu unggul 1-0.

Situasi Deltras semakin sulit ketika kapten tim, Mochamad Shulton Fajar, menerima kartu merah pada menit ke-22. Kehilangan satu pemain membuat The Lobster harus melanjutkan pertandingan dengan 10 pemain.

Namun, situasi tersebut tidak membuat Deltras menyerah. Muhammad Irman menyamakan kedudukan pada menit ke-29. Gol tersebut mengubah skor menjadi 1-1 sekaligus menghidupkan kembali peluang tuan rumah untuk mengendalikan pertandingan. Skor imbang bertahan hingga turun minum.

Deltras Berbalik Menggigit

Memasuki babak kedua, Deltras justru tampil lebih menggigit. Mohcine Hassan Nader membawa tuan rumah berbalik unggul pada menit ke-52. Keunggulan Deltras semakin menjanjikan setelah Nathan Ari Pramana mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-69. Gol tersebut membuat The Lobster menjauh dengan keunggulan 3-1.

Dalam posisi tertinggal dua gol, Persis belum kehilangan harapan. Bernard Doumbia kembali memperkecil ketertinggalan pada menit ke-74, mengubah kedudukan menjadi 3-2. Gol tersebut menjadi momentum penting bagi tim tamu untuk terus memburu gol penyeimbang. Tekanan Persis akhirnya membuahkan hasil ketika Doumbia mencetak gol keduanya pada menit 90+4 sekaligus melengkapi hattrick-nya dalam pertandingan ini.

Gol dramatis pada masa tambahan waktu tersebut membuyarkan kemenangan Deltras yang sudah berada di depan mata. Skor 3-3 bertahan hingga pertandingan berakhir.

Poin Terasa Lepas bagi The Lobster

Hasil imbang ini menghadirkan dua sisi cerita. Deltras layak mendapat apresiasi karena mampu bangkit dari ketertinggalan dan mencetak tiga gol meski bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-22. Namun, kegagalan mempertahankan keunggulan hingga menit-menit terakhir juga menjadi catatan penting bagi tim asuhan Leonard Tupamahu.

“Pemain tampil luar biasa meski kekurangan satu pemain. Mereka berusaha untuk tampil ngotot, mereka berusaha untuk tetap mengorganisasi bahkan mereka juga bisa membuat gol, bahkan sempat unggul 3-1. Tapi sayang kita tidak bisa mempertahankan itu hingga di menit akhir, kita kebobolan akhirnya tiga sama,” ungkapnya.

Leo juga mengapresiasi pemain yang tampil sangat luar biasa. Ia juga memberikan apresiasi yang sangat luar biasa kepada seluruh suporter yang datang mendukung.

“Saya sangat mengapresiasi pemain saya, mereka sudah tampil luar biasa. Kita juga mengapresiasi suporter yang datang ke stadion dan saya harap pertandingan tadi bisa menghibur penonton pada hari ini.”

Di sisi lain, Persis Solo menunjukkan kegigihan dengan terus mengejar ketertinggalan hingga detik akhir. Doumbia menjadi sosok sentral bagi tim tamu lewat tiga gol yang memastikan Persis membawa pulang satu poin dari Sidoarjo.

Bagi Deltras, pertandingan ini menjadi pengingat bahwa keunggulan belum berarti kemenangan sebelum peluit akhir berbunyi. Sementara bagi Persis, satu poin di Gelora Delta terasa manis setelah perjuangan panjang yang berbuah gol penyeimbang pada menit-menit terakhir.

Drama di Sidoarjo pun berakhir tanpa pemenang. Deltras mencetak tiga gol, Persis membalas dengan tiga gol, dan penonton disuguhi pertandingan penuh perubahan momentum hingga penghujung laga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *