CUPERTINO — Tim Cook secara resmi mengakhiri masa jabatannya sebagai Chief Executive Officer (CEO) Apple pada Selasa (1/9/2026). Keputusan ini menandai akhir dari era kepemimpinannya selama sekitar 15 tahun di raksasa teknologi dunia tersebut pasca-era peninggalan pendiri Apple, Steve Jobs.
Menandai hari terakhirnya memimpin, Cook mengirimkan memo internal emosional kepada seluruh karyawan Apple di seluruh dunia yang berisi refleksi kepemimpinan, rasa terima kasih, serta dukungan penuh bagi penerusnya, John Ternus.
Momen Haru dan Penghormatan Tertinggi Bagi Seluruh Tim
Dalam memonya, Tim Cook menyampaikan bahwa kesempatan menakhodai Apple selama belasan tahun merupakan kehormatan terbesar dalam hidupnya. Ia menegaskan bahwa seluruh keberhasilan perusahaan selama ini merupakan buah dari kerja keras seluruh tim.
“Hari ini adalah hari terakhir saya sebagai CEO Apple. Ini adalah momen yang selalu saya tahu suatu hari akan datang, tetapi tetap sulit dipercaya bahwa hari itu telah tiba dan saya menulis kata-kata ini,” tulis Tim Cook dalam memonya, Selasa (1/9/2026).
“Apa pun yang bisa dikatakan tentang kesuksesan saya, saya tahu semuanya karena kalian,” lanjutnya mengapresiasi jajaran karyawan Apple.
Warisan Kepemimpinan: Dari Rekor Finansial Hingga Budaya Perusahaan
Di bawah kepemimpinan Tim Cook sejak 2011, Apple berhasil mencatatkan rekor pertumbuhan finansial yang fantastis dan menjadi salah satu perusahaan bernilai kapitalisasi pasar tertinggi di dunia melalui diversifikasi produk dan layanan ekosistem.
Meski demikian, Cook menekankan bahwa pencapaian terbesar yang paling membanggakan baginya bukanlah angka finansial semata, melainkan budaya perusahaan Apple yang konsisten mengusung misi membawa perubahan positif bagi dunia.
Tongkat kepemimpinan Apple kini resmi beralih kepada John Ternus, yang siap membawa inovasi era baru bagi raksasa teknologi berbasis di Cupertino tersebut.












