JOMBANG — Perhelatan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Tambakberas membawa dampak ekonomi positif mendalam bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta pedagang dadakan yang memadati kawasan Desa Tambakrejo, Kabupaten Jombang, Jumat (28/8/2026).
Lapak-lapak pedagang tampak berjejer memenuhi sepanjang Jalan Tambakrejo Gang 01 hingga Gang 05, bahkan meluber hingga ke area luar Lapangan Untung Suropati yang menjadi lokasi pembukaan muktamar.
Pedagang Luar Provinsi Berbondong-bondong Mengais Rezeki
Semarak ekonomi ini tidak hanya dirasakan oleh warga lokal Jombang atau Jawa Timur, melainkan juga dimanfaatkan oleh para pedagang dari luar daerah dan luar pulau, seperti Jakarta, Bandung, Sumedang, Yogyakarta, Riau, Kalimantan, hingga Padang.
Salah seorang pedagang asal Jakarta, Sobirin, mengaku bersyukur atas tingginya antusiasme pembeli yang berburu pernak-pernik muktamar. Ia menjual berbagai atribut seperti kaos, baju kemeja, jas, dan tas berlogo NU serta bertuliskan Muktamar ke-35 NU.
“Alhamdulillah, penuh berkah. Dagangan laris manis dibeli oleh para pengunjung dan peserta yang ingin membawa oleh-oleh khas Muktamar,” ujar Sobirin di lokasi.
Stand Bazar Kuliner Laris Manis Hingga Tambah Stok
Kondisi serupa dialami para pedagang yang menyewa stan bazar resmi. Tingginya pergerakan massa membuat stan kuliner dan cenderamata kebanjiran pembeli sejak hari pertama pembukaan.
Bahkan, sejumlah pedagang makanan mengaku kehabisan stok sajian di pertengahan hari sehingga harus berulang kali mengambil pasokan pasokan tambahan demi melayani lautan warga Nahdliyin yang hadir memadati arena muktamar.












