KAPUAS HULU – Semangat nasionalisme dan cinta Tanah Air kembali ditunjukkan di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia. Berbagai unsur di Kecamatan Badau, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, bergotong royong melaksanakan penancapan tiang bendera Merah Putih pada Sabtu (1/8/2026).
Kegiatan tersebut melibatkan personel Satgas Pamtas, BAIS, SGI, Polsek Badau, Koramil Badau, Pemerintah Kecamatan Badau, Pemerintah Desa Badau, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta masyarakat setempat.
Simbol Persatuan di Wilayah Perbatasan
Dalam sambutannya, perwakilan Pemerintah Kecamatan Badau menyampaikan bahwa penancapan tiang bendera Merah Putih di kawasan perbatasan bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan simbol persatuan dan komitmen bersama dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Perbatasan merupakan beranda terdepan negara. Melalui kebersamaan seluruh unsur, kita ingin menanamkan semangat nasionalisme serta mengajak masyarakat untuk terus menjaga persatuan, keamanan, dan keutuhan NKRI,” ujarnya.
Menurutnya, keberadaan bendera Merah Putih di wilayah perbatasan menjadi pengingat bahwa masyarakat memiliki tanggung jawab bersama dalam menjaga keutuhan bangsa.
Gotong Royong Dirikan Tiang Bendera
Selama kegiatan berlangsung, seluruh peserta bergotong royong menyiapkan lokasi, mendirikan tiang bendera, hingga memastikan Sang Merah Putih dapat berkibar dengan baik di kawasan perbatasan Indonesia-Malaysia.
Suasana kebersamaan terlihat ketika aparat TNI, Polri, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat bekerja bersama menyelesaikan seluruh rangkaian kegiatan.
Perkuat Semangat Nasionalisme
Kegiatan tersebut menjadi wujud sinergi berbagai elemen dalam memperkuat semangat kebangsaan di wilayah perbatasan. Selain menjadi simbol kedaulatan negara, keberadaan tiang bendera diharapkan mampu menumbuhkan rasa cinta Tanah Air, mempererat persatuan, serta meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya menjaga wilayah perbatasan.
Dengan berkibarnya Merah Putih di Kecamatan Badau, semangat nasionalisme diharapkan terus tumbuh dan menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia dari wilayah terdepan.














