JOMBANG – Polres Jombang menggelar kegiatan “Bhayangkara Night Run: The Warrior Hearts of Exdumma” dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Sabtu malam (27/6/2026). Kegiatan lari malam sejauh 5 kilometer tersebut berhasil menarik antusiasme ribuan peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur.
Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan, S.H., S.I.K., CPHR., secara langsung membuka kegiatan yang untuk pertama kalinya diselenggarakan di Kabupaten Jombang tersebut.
Turut mendampingi dalam pembukaan kegiatan antara lain Ketua DPRD Kabupaten Jombang, Dandim 0814 Jombang, Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang, serta jajaran pejabat utama Polres Jombang.
Kampanye Hidup Sehat dan Kebersamaan
Dalam sambutannya, Kapolres Jombang menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan peringatan Hari Bhayangkara ke-80.
Menurutnya, kegiatan olahraga massal seperti Bhayangkara Night Run tidak hanya bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya hidup sehat, tetapi juga menjadi sarana mempererat kebersamaan dan menggerakkan berbagai sektor ekonomi masyarakat.
Kapolres berharap ke depan semakin banyak kegiatan serupa yang dapat melibatkan masyarakat secara luas sekaligus menarik partisipasi dari daerah-daerah sekitar Kabupaten Jombang.
Ia juga mengingatkan seluruh peserta bahwa kegiatan tersebut diselenggarakan dengan konsep fun run, sehingga peserta diimbau untuk menyesuaikan kemampuan fisik masing-masing, terutama karena kegiatan dilaksanakan pada malam hari.
“Kegiatan ini untuk bersenang-senang dan membangun kebahagiaan bersama, bukan untuk mengejar prestasi ataupun kompetisi,” ujarnya.
Diikuti 1.850 Pelari dari Berbagai Daerah
Bhayangkara Night Run 2026 merupakan hasil kolaborasi antara Polres Jombang dengan produsen sepatu lokal asal Jombang, Exdumma.
Melalui kerja sama tersebut, panitia berhasil menarik sebanyak 1.850 peserta yang mengikuti rute lari sepanjang 5 kilometer.
Selain peserta dari Kabupaten Jombang, kegiatan ini juga diikuti oleh masyarakat dari berbagai daerah, seperti Kabupaten Nganjuk, Mojokerto, Sidoarjo, hingga Kota Surabaya.
Sejumlah perusahaan turut mendukung kegiatan tersebut, di antaranya Pocari Sweat dan Cleo, yang menyediakan titik layanan hidrasi (drink splash station) di sepanjang rute lari guna membantu menjaga kondisi tubuh dan keseimbangan cairan peserta.
Peserta Tertua Berusia 71 Tahun Jadi Inspirasi
Di tengah semaraknya kegiatan, terdapat sosok peserta yang menarik perhatian. Tim Salamolahraga.com menemukan peserta tertua dalam Bhayangkara Night Run 2026, yakni Sulis Setia, peserta dengan nomor dada 1464 asal Kecamatan Kaliwungu.
Sulis mengaku lahir pada tahun 1955 dan hingga kini masih aktif mengikuti berbagai kegiatan olahraga endurance, baik berjalan jarak jauh maupun lari.
Dengan penuh semangat dan senyuman, ia menunjukkan bahwa usia bukanlah penghalang untuk tetap aktif, sehat, dan berprestasi.
Kehadiran Sulis menjadi inspirasi tersendiri bagi ribuan peserta lainnya bahwa olahraga merupakan investasi kesehatan yang dapat dilakukan sepanjang hayat.
Melalui Bhayangkara Night Run 2026, Polres Jombang berharap semangat hidup sehat, kebersamaan, serta kedekatan antara Polri dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik dalam momentum Hari Bhayangkara ke-80.
















