Pererat Silaturahmi Perantau, Ratusan Warga Jawa Se-Kutai Barat Hadiri Agenda Rutin SIJAKA

KUTAI BARAT — Paguyuban warga Jawa di Kabupaten Kutai Barat kembali menggelar agenda rutin SIJAKA dengan penuh khidmat dan kebersamaan. Kegiatan yang berlangsung pada akhir pekan ini dihadiri oleh ratusan warga keturunan Jawa yang datang dari berbagai kecamatan di wilayah Kutai Barat, Senin (11/05/2026).

Acara ini bukan sekadar pertemuan biasa, melainkan telah menjadi wadah strategis untuk mempererat tali persaudaraan antarwarga perantauan di tengah keberagaman masyarakat Kalimantan Timur.

Menjaga Tradisi di Tanah Rantau

Rangkaian kegiatan diisi dengan doa bersama, sambutan dari tokoh-tokoh masyarakat, serta penampilan hiburan budaya yang kental dengan nuansa kekeluargaan. Ketua panitia penyelenggara menegaskan bahwa SIJAKA memiliki misi besar untuk menjaga nilai-nilai luhur, tradisi, dan semangat gotong royong agar tidak luntur meski jauh dari kampung halaman.

“Kegiatan ini rutin kami laksanakan untuk mempererat tali persaudaraan warga Jawa se-Kabupaten Kutai Barat. Kami berharap kebersamaan ini terus terjaga dan memberikan manfaat nyata, baik bagi sesama warga perantau maupun bagi pembangunan daerah Kutai Barat secara umum,” ujarnya.

Pembahasan Program Sosial dan Budaya

Selain aspek silaturahmi, agenda SIJAKA kali ini juga dimanfaatkan untuk mendiskusikan berbagai program sosial kemasyarakatan. Para pengurus dan anggota membahas rencana kegiatan budaya di masa mendatang guna memastikan warisan leluhur tetap dikenal oleh generasi muda di perantauan.

Tingginya antusiasme peserta yang datang dari pelosok kecamatan menunjukkan soliditas masyarakat Jawa di Kutai Barat tetap terjaga dengan baik. Suasana ramah tamah menjadi penutup acara yang berlangsung aman dan tertib tersebut.

Harapan Penguatan Solidaritas

Sejumlah warga yang hadir menyatakan rasa syukur atas terselenggaranya agenda ini. Pertemuan rutin seperti SIJAKA dianggap sebagai “obat rindu” sekaligus sarana penguat jaring pengaman sosial antarwarga.

Dengan suksesnya acara ini, SIJAKA diharapkan dapat terus bertransformasi menjadi organisasi yang adaptif dan inklusif, serta mampu berkontribusi positif dalam menjaga harmonisasi kehidupan bermasyarakat di Kabupaten Kutai Barat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *