BUTON — Bupati Buton, Alvin Akawijaya Putra, melakukan kunjungan mendadak (sidak) ke Desa Tumada, Kecamatan Kapontori, pada Sabtu (28/3/2026). Langkah ini diambil untuk meninjau langsung kondisi infrastruktur pesisir serta berdialog dengan masyarakat nelayan mengenai tantangan keamanan laut yang selama ini meresahkan warga.
Dalam suasana dialogis di tepi pantai, Bupati mendengarkan dua persoalan krusial: kebutuhan mendesak akan pemecah gelombang (breakwater) dan maraknya praktik pengeboman ikan ilegal.
Komitmen Pembangunan Breakwater Lewat Jalur Pusat
Menanggapi permintaan warga terkait pembangunan breakwater, Bupati Alvin menjelaskan bahwa pemerintah daerah terus berupaya mencari solusi di tengah keterbatasan fiskal daerah. Ia menegaskan akan mendorong usulan ini ke tingkat kementerian agar mendapatkan dukungan anggaran nasional.
“Kami turun langsung untuk memastikan kebutuhan riil di lapangan. Untuk pemecah gelombang, akan kami siapkan proposal teknis yang matang agar bisa didorong ke kementerian terkait,” ujar Bupati Alvin. Pembangunan ini dinilai vital untuk melindungi pemukiman warga dari abrasi dan hantaman ombak besar.
Perang Terhadap Bom Ikan di Kapontori
Selain masalah infrastruktur, laporan warga mengenai praktik bom ikan oleh oknum tidak bertanggung jawab menjadi perhatian serius pemerintah. Praktik ilegal ini dinilai merusak ekosistem terumbu karang dan mematikan mata pencaharian nelayan tradisional.
Bupati memastikan akan segera berkoordinasi dengan aparat penegak hukum dan dinas terkait untuk memperketat pengawasan di perairan Kapontori. “Informasi dari masyarakat sangat penting. Pengeboman ikan mengancam keberlangsungan hidup nelayan lokal. Kita harus jaga laut kita untuk masa depan,” tambahnya.
Kawal Aspirasi Menuju Anggaran Mendatang
Kunjungan di Desa Tumada ini ditutup dengan komitmen kuat dari pihak eksekutif untuk memasukkan poin-poin aspirasi tersebut ke dalam prioritas pembangunan tahun anggaran mendatang.
Bupati berharap dengan sinergi antara laporan aktif warga dan tindakan tegas pemerintah, kesejahteraan masyarakat pesisir di Kabupaten Buton dapat meningkat secara signifikan serta kelestarian alam bawah laut tetap terjaga dari tangan-tangan jahat.












