SIDOARJO — Manajemen Deltras FC secara mengejutkan mengumumkan kesepakatan untuk melepas pelatih kepala Widodo Cahyono Putro (WCP) dan asisten pelatih Agam Haris Pambudi di tengah bergulirnya putaran ketiga Pegadaian Championship 2025/2026. Langkah ini diambil setelah adanya tawaran dari klub lain yang memberikan tantangan di jenjang karier yang lebih tinggi bagi sang pelatih.
CEO Deltras FC, Amir Burhannudin, menjelaskan bahwa keputusan ini telah melalui pertimbangan matang dari berbagai aspek dan didasari kesepakatan kedua belah pihak, Rabu (25/3/2026).
Dinamika Profesional: Karier ke Jenjang Lebih Tinggi
Meskipun Widodo sebelumnya telah diikat kontrak jangka panjang selama tiga musim, manajemen memilih untuk tidak menghalangi kemajuan karier pelatih asal Cilacap tersebut. Kinerja memuaskan WCP selama menahkodai The Lobster di awal musim hingga putaran ketiga ini memang menarik minat banyak klub besar.
“Manajemen tentu berat hati melepaskan kedua pelatih, namun kami tidak boleh menutup mata terhadap karier seseorang untuk mencapai jenjang yang lebih tinggi. Dinamika sepak bola profesional memang seperti ini,” ujar Amir Burhannudin.
Rekam Jejak Emas WCP di Sidoarjo
Widodo Cahyono Putro dikenal sebagai salah satu pelatih terbaik di kasta kedua Indonesia. Berikut adalah torehan prestasinya dalam beberapa musim terakhir:
-
Musim 2023/2024: Membawa Deltras FC menembus babak 8 besar.
-
Musim 2024/2025: Sukses mengantar Persijap Jepara promosi ke Liga 1.
-
Musim 2025/2026: Melakukan inovasi taktikal dan mempercayai pemain muda hingga membawa Deltras bertahan di posisi lima besar klasemen sementara.
Nurul Huda dan Hariono Ambil Alih Kemudi
Untuk menjaga stabilitas tim di sisa kompetisi, manajemen Deltras FC bergerak cepat dengan menunjuk asisten pelatih Nurul Huda sebagai pelatih sementara (caretaker). Sementara itu, posisi asisten pelatih yang ditinggalkan Agam Haris akan diisi oleh sosok senior, Hariono.
Manajemen berharap transisi kepemimpinan ini tidak mengganggu performa tim yang sedang dalam tren positif. Pengalaman Nurul Huda dan mentalitas juara yang dimiliki Hariono diharapkan mampu menjaga asa Deltras FC untuk terus bersaing di papan atas klasemen.












