PALEMBANG — Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Andie Dinialdie, memberikan penjelasan resmi terkait kabar pengadaan dua unit meja biliar untuk rumah dinas (rumdis) pimpinan dewan dengan nilai fantastis mencapai Rp486,9 juta.
Andie membenarkan adanya rencana tersebut, namun ia menegaskan bahwa hingga saat ini prosesnya masih berada di meja perencanaan dan belum ada realisasi anggaran untuk pembelian unit tersebut.
Klarifikasi Sekretariat Dewan
Guna menanggapi sorotan publik, Andie mengaku telah berkoordinasi langsung dengan pihak Sekretariat Dewan untuk memastikan status pengadaan barang tersebut.
“Tadi saya sudah menghubungi Sekretaris Dewan (Sekwan) untuk mengklarifikasi terkait pengadaan tersebut. Namun, untuk diketahui bersama, semua itu masih tahap perencanaan, belum ada pembelian,” ujar Andie, Minggu (8/3/2026).
Alasan Sarana Latihan Atlet POBSI
Andie yang juga menjabat sebagai Ketua Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Sumsel menjelaskan alasan di balik rencana pengadaan tersebut. Menurutnya, meja biliar di rumah dinas tersebut nantinya diproyeksikan sebagai tempat alternatif bagi para atlet biliar Sumsel untuk berlatih.
“Jadi selain di pusat pelatihan yang sudah ada, para atlet bisa juga berlatih di rumah dinas sebagai sarana penunjang,” tambahnya.
Evaluasi Berdasarkan Skala Prioritas
Meski memiliki alasan fungsional untuk olahraga, legislator dari Partai Golkar ini menyatakan tetap terbuka terhadap kritik dan perhatian masyarakat mengenai transparansi penggunaan anggaran daerah. Ia menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan evaluasi mendalam sebelum rencana ini diputuskan.
Andie menjamin bahwa setiap rencana pengadaan akan mempertimbangkan prinsip efisiensi serta skala prioritas kebutuhan masyarakat Sumatera Selatan.
“Jika dinilai tidak mendesak atau tidak memberikan manfaat yang signifikan bagi publik, maka pengadaan tersebut dapat ditinjau ulang, bahkan dibatalkan,” tegasnya menutup pembicaraan.












