Sapa Sopir Truk dengan Humanis, Dishub Gresik Bagikan 200 Paket Takjil di TKP Ngawen

GRESIK — Memasuki bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Gresik menunjukkan sisi humanisnya melalui aksi sosial bagi-bagi takjil. Sebanyak 200 paket menu berbuka puasa dibagikan khusus kepada para sopir truk yang tengah beristirahat di Tempat Khusus Parkir (TKP) Ngawen, Kecamatan Sidayu, Jumat sore (6/3/2026).

Meski sempat diguyur hujan deras, kegiatan tersebut tetap berjalan khidmat. Para petugas turun langsung menyambangi kabin-kabin truk untuk menyerahkan takjil kepada pengemudi yang menanti waktu berbuka.

Membangun Kedekatan di Tengah Tugas Penertiban

Kepala Dishub Kabupaten Gresik, Khusaini, menyampaikan bahwa pembagian takjil ini merupakan bentuk pendekatan personal untuk mencairkan ketegangan yang sering terjadi di lapangan. Selama ini, interaksi petugas dan sopir truk kerap diwarnai adu argumen, terutama saat penertiban parkir liar di titik rawan seperti Exit Tol Manyar.

“Petugas kami sering berinteraksi langsung, bahkan kadang beradu argumen ketika menertibkan kendaraan yang berhenti tidak pada tempatnya. Melalui kegiatan Ramadan 2026 ini, kami ingin membangun hubungan yang lebih baik dan humanis,” ujar Khusaini.

Menumbuhkan Rasa Saling Menghargai

Kepala UPT Pengelolaan Prasarana Perhubungan Wilayah Kota, Muhammad Mansyur Arif, menambahkan bahwa momen ini menjadi ajang untuk menumbuhkan rasa saling menghargai antarsesama pekerja lapangan.

“Di sela tugas mengatur parkir, kami menyempatkan berbagi. Tujuannya agar lebih dekat. Bagaimanapun, kami dan para sopir adalah sesama pejuang di lapangan,” ucap Arif.

Upaya Tekan Kemacetan dan Parkir Bahu Jalan

Selain aksi sosial, kegiatan ini membawa misi edukasi. Dishub Gresik berharap para sopir truk semakin sadar untuk memanfaatkan fasilitas TKP Ngawen sebagai tempat istirahat yang resmi dan aman, daripada memarkir kendaraan di bahu jalan.

Fasilitas parkir yang tertib sangat krusial untuk mencegah kemacetan dan menekan angka kecelakaan lalu lintas di jalur utama Gresik.

“Kami berupaya agar sopir nyaman di TKP Ngawen, sehingga tidak ada lagi truk besar parkir di bahu jalan yang mengganggu pengguna jalan lain,” imbuh Arif. Ia juga mengingatkan para sopir untuk tetap mematuhi aturan jam operasional, terutama larangan melintas pada jam sibuk pagi dan sore hari guna menjaga kelancaran lalu lintas kota.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *