NAGAN RAYA — Kemeriahan tradisi Meugang menyambut hari besar keagamaan kembali terasa di Kabupaten Nagan Raya. Pada Senin (16/2/2026), kawasan Jalan Simpang Peut Jeuram tampak dipadati ribuan warga yang berbondong-bondong berburu daging segar sejak pagi buta.
Lapak-lapak penjual daging yang berdiri di sepanjang jalan menjadi pusat perhatian, menciptakan suasana hiruk-pikuk khas Aceh yang penuh dengan nilai kebersamaan.
Antusiasme Tinggi di Bawah Tenda Darurat
Pantauan media di lokasi menunjukkan aktivitas tawar-menawar yang sangat dinamis di bawah tenda-tenda darurat. Meski antrean terlihat memanjang di sejumlah titik penjualan, hal tersebut tidak menyurutkan semangat masyarakat untuk mendapatkan daging kualitas terbaik guna dinikmati bersama keluarga di rumah.
Aktivitas belanja Meugang ini bukan sekadar pemenuhan kebutuhan pangan, melainkan simbol pemuliaan hari besar yang telah dijaga secara turun-temurun oleh masyarakat Serambi Mekkah.
Harga Daging Mencapai Rp200.000 per Kg
Momentum Meugang kali ini diwarnai dengan kenaikan harga daging yang cukup signifikan. Berdasarkan informasi dari para pedagang di kawasan Simpang Peut:
-
Harga Daging Sapi/Kerbau: Berada di kisaran Rp180.000 hingga Rp200.000 per kilogram.
-
Kondisi Harga: Relatif lebih tinggi dibandingkan hari biasa yang biasanya berada di angka Rp150.000.
Meskipun harga tergolong tinggi, daya beli masyarakat tetap stabil. Bagi warga Nagan Raya, membeli daging Meugang adalah kewajiban moral dan bentuk rasa syukur, sehingga faktor harga seringkali dikesampingkan demi menjaga tradisi keluarga.
Semangat Kebersamaan yang Terjaga
Interaksi hangat antara penjual dan pembeli serta pemandangan warga yang membawa pulang tumpukan daging menjadi pemandangan ikonik di Nagan Raya hari ini. Tradisi Meugang terus menjadi perekat sosial yang memperkuat hubungan antarwarga dan keluarga.
Pemerintah daerah setempat juga terus memantau jalannya aktivitas pasar kaget ini guna memastikan ketertiban lalu lintas di sekitar Simpang Peut Jeuram serta menjamin ketersediaan stok daging bagi seluruh lapisan masyarakat.












