JAKARTA — Sebuah video yang merekam pemandangan tak biasa di teras sebuah rumah mendadak viral di media sosial. Alih-alih mendapatkan bogem mentah atau menjadi sasaran amukan massa, seorang pria yang diduga tertangkap tangan mencuri peralatan tukang justru terlihat duduk tenang sambil menyantap semangkuk makanan.
Aksi “balas dendam” unik dari sang pemilik rumah ini menuai pujian luas dari warganet karena mengedepankan sisi kemanusiaan di tengah situasi kriminal.
Luluh Karena Alasan Perut
Sang pemilik rumah, yang juga merupakan korban pencurian tersebut, mengungkapkan bahwa dirinya sempat mengamankan pelaku saat ketahuan mengambil peralatan tukang miliknya. Namun, amarahnya seketika luluh setelah mendengar pengakuan jujur dari pelaku.
Pria tersebut mengaku nekat mencuri karena sudah tidak tahan menahan rasa lapar yang mendera selama berhari-hari. Mendengar alasan tersebut, korban memilih untuk memperlakukan pelaku dengan cara yang sangat manusiawi sebelum menindaklanjutinya lebih jauh.
Memberi Makan Sebelum Proses Hukum
Dengan prinsip kemanusiaan yang tinggi, pemilik rumah memutuskan untuk memberi makan pelaku terlebih dahulu. Dalam video yang beredar, tampak pelaku duduk di lantai teras sambil menyantap makanan dengan lahap, sementara sang pemilik rumah mengawasinya tanpa melakukan tindakan kekerasan.
“Kasihan, dia mengaku lapar sekali. Urusan salah memang tetap salah, tapi setidaknya dia jangan sampai sakit atau pingsan karena kelaparan saat diproses nanti,” ujar narasi dalam unggahan yang tersebar.
Menuai Pujian Warganet
Tindakan sabar dan bijaksana dari sang pemilik rumah ini pun langsung dibanjiri komentar positif di berbagai platform media sosial. Banyak warganet yang mengaku tersentuh dan merasa terinspirasi oleh sikap korban yang tidak main hakim sendiri.
Kisah ini menjadi pengingat penting bahwa di balik setiap peristiwa, selalu ada ruang untuk empati dan kemanusiaan. Meski proses hukum tetap berjalan, tindakan memberikan makan kepada pelaku dipandang sebagai bentuk kematangan emosional dan kearifan lokal yang patut dicontoh.












