Ogah Dipolisikan Meski Dipukul & Dipaksa Makan Spons, Penjual Es Gabus Viral Kini Malah Minta Mobil ke Polisi

JAKARTA — Kisah Pak Sudrajat, pedagang es gabus yang sempat difitnah menjual dagangan berbahan spons bedak, terus menyita perhatian publik. Setelah mendapatkan keadilan lewat hasil lab forensik yang menyatakan esnya 100% aman, Pak Sudrajat kini mulai bangkit dari trauma meski sempat mengalami tindakan kekerasan yang memilukan.

Menariknya, di tengah simpati publik yang mengalir, Pak Sudrajat melontarkan keinginan yang cukup mengejutkan setelah menerima hadiah sepeda motor dari pihak kepolisian.

Ingin Punya Mobil Demi Keluarga

Dalam sebuah acara bincang-bincang televisi, Pak Sudrajat berseloroh mengenai hadiah motor yang diterimanya dari Kapolres. Secara jujur, ia mengaku memimpikan sebuah mobil agar bisa membawa keluarganya bepergian dengan lebih layak.

“Saya mau minta mobil, takut mobil (buat jalan-jalan sekeluarga),” ungkapnya sambil tersenyum. Meski mengaku tidak bisa menyetir, ia berharap nantinya sang anak yang akan mengemudikan mobil tersebut untuk mengajak keluarga besarnya jalan-jalan.

Trauma Berat: Dipukul Hingga Dipaksa Makan Dagangan Sendiri

Di balik senyum dan candaannya, Pak Sudrajat menyimpan luka batin yang mendalam. Ia menceritakan momen mengerikan saat diintimidasi oleh oknum tak bertanggung jawab. Tak hanya dipukul di bagian dada, ia bahkan dipaksa memakan es gabus buatannya sendiri untuk membuktikan bahwa itu bukan spons.

“Trauma saya, badan saya lemas, kepala pusing,” akunya. Akibat kejadian tersebut, ia sempat jatuh sakit dan berhenti berjualan selama empat hari karena ketakutan akan keselamatan nyawanya.

Tolak Bantuan Hotman Paris: “Maafin Saja”

Kebesaran hati Pak Sudrajat terlihat saat ia menolak tawaran bantuan hukum dari pengacara kondang Hotman Paris Hutapea. Meski Hotman bersedia membantu secara cuma-cuma untuk menyeret pelaku fitnah dan kekerasan ke jalur hukum, Pak Sudrajat memilih jalan damai.

“Maafin saja, Yang Maha Kuasa sudah tahu,” ucapnya tulus. Ia mengaku sudah memaafkan para pelaku, termasuk oknum aparat dan warga yang sempat mengintimidasinya.

Besok Mulai Jualan Lagi di Kemayoran

Setelah sempat bersembunyi karena takut diincar kembali, Pak Sudrajat menyatakan kesiapannya untuk kembali mengayuh sepeda dagangannya di kawasan Kemayoran mulai esok hari. Ia berharap masyarakat tidak lagi termakan fitnah keji yang sempat menghancurkan mata pencahariannya dan kembali membeli es gabus jadul miliknya demi menghidupi anak dan istri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *