IHSG Loyo ke Level 8.938 Usai Keponakan Prabowo Resmi Terpilih Jadi Deputi Gubernur BI

JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah ke level 8.938,87 pada perdagangan Selasa pagi (27/1/2026). Sentimen pasar modal hari ini diwarnai oleh reaksi investor tak lama setelah Komisi XI DPR RI menetapkan keponakan Presiden Prabowo Subianto, Thomas Djiwandono, sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) yang baru.

Berdasarkan data RTI pukul 09.01 WIB, IHSG terkoreksi 0,41% atau turun 36,46 poin. Tercatat sebanyak 250 saham bergerak merosot di tengah transaksi yang mencapai Rp1,08 triliun pada menit-menit awal pembukaan.

Pasar Respons Hasil Fit and Proper Test

Pelemahan tipis IHSG ini terjadi di tengah sorotan publik terhadap pergeseran kursi pimpinan di Bank Indonesia. Thomas Djiwandono, yang saat ini juga menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan, dipilih untuk menggantikan Juda Agung melalui mekanisme musyawarah mufakat di DPR pada Senin (26/1).

Ketua Komisi XI DPR RI, Misbakhun, menyatakan bahwa sosok Thomas dianggap mampu menjembatani sinergi yang lebih kuat antara kebijakan fiskal pemerintah dan kebijakan moneter Bank Indonesia.

Saham Paling Tertekan (Top Losers)

Beberapa saham mencatatkan penurunan tajam di awal sesi perdagangan hari ini:

  • PT Paragon Karya Perkasa Tbk (PKPK): Anjlok -13,33% ke Rp2.080.

  • PT Rotaltama Mulia Kontraktorindo Tbk (RMKO): Melemah -13,26% ke Rp1.570.

  • PT Makmur Berkah Amanda Tbk (AMAN): Turun -10,29% ke Rp244.

Sebaliknya, saham PT Alakasa Industrindo Tbk (ALKA) justru melawan arus dengan meroket 24,60% ke level Rp785.

Langkah Strategis Menuju Pengesahan Paripurna

Hasil keputusan Komisi XI ini dijadwalkan akan dibawa ke Rapat Paripurna DPR RI pada hari ini, Selasa (27/1), untuk mendapatkan pengesahan resmi. Penunjukan Thomas Djiwandono diharapkan dapat memberikan stabilitas koordinasi ekonomi nasional, mengingat posisinya yang strategis di kementerian keuangan dan kini merambah ke jajaran pimpinan bank sentral.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *