JOMBANG — Kecelakaan beruntun mematikan mengguncang jalur padat Jalan Raya KH. Hasyim Ashari, Dusun Parimono, Desa Plandi, Kecamatan Jombang, Minggu (25/01/2026) sore. Insiden yang terjadi sekitar pukul 15.20 WIB ini melibatkan sembilan kendaraan, yang terdiri dari dua unit mobil dan tujuh unit sepeda motor.
Akibat peristiwa tragis ini, satu orang dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara satu pengendara lainnya dalam kondisi kritis akibat cedera otak berat.
Kronologi dan Daftar Kendaraan yang Terlibat
Kecelakaan bermula ketika mobil Toyota Avanza bernomor polisi L-1537-E yang dikemudikan oleh Abdul Majid (53), warga Lamongan, terlibat tabrakan beruntun dengan rentetan kendaraan lainnya. Berikut adalah rincian sembilan kendaraan yang terlibat dalam musibah tersebut:
1. Mobil Toyota Avanza (L-1537-E)
2. Mobil Pickup (S-1132-HB)
3. Honda Supra X (S-4517-OAZ)
4. Honda Scoopy (S-2909-OCQ)
5. Honda PCX (Tanpa TNKB)
6. Honda Vario (S-3180-YU)
7. Honda Vario (S-6654-OCD)
8. Honda Scoopy (S-3209-OCI)
9. Honda C70 (Tanpa TNKB)
Satu Korban Tewas, Satu Kritis Cedera Otak Berat
Korban meninggal dunia teridentifikasi bernama Muhammad Lukman Saifudin (26), seorang karyawan swasta asal Desa Candimulyo, Jombang. Almarhum yang saat itu mengendarai Honda Vario S-3180-YU mengalami luka parah dan wafat di tempat kejadian perkara (TKP).
Selain itu, pengendara Honda PCX bernama Erfioda Gristi (34), warga Desa Temuwulan, dilaporkan dalam kondisi kritis. Ia menderita Cedera Otak Berat (COB) dan saat ini sedang menjalani perawatan intensif di RSUD Kabupaten Jombang.
Data Korban Luka-Luka (Rawat Inap RSUD Jombang)
Berdasarkan data medis, terdapat lima korban lain yang mengalami luka-luka dan sedang dalam penanganan tim dokter:
• Elmi Dwi Jayanti (36), asal Ngoro, Jombang.
• Ahmad Zahir Rifki (51), asal Patrang, Jember.
• Budi Harto (40), asal Kesamben, Jombang.
• Yessy Gita Ayunda Putri (19), asal Diwek, Jombang.
• Oktaviana Ramadini (18), asal Plandi, Jombang.
Sementara itu, pengemudi Avanza (Abdul Majid), pengemudi Pickup (Yayan Purwanto), dan seorang penumpang Scoopy (Abdillah Muqsrid) dilaporkan selamat tanpa luka sedikit pun.
Kesaksian Saksi Mata dan Olah TKP
Dua saksi mata di lokasi, Puspita Dewi dan Luluk, menyebutkan bahwa tabrakan terjadi sangat cepat dan beruntun, sehingga para pengendara motor di depan tidak memiliki ruang untuk menghindar.
Unit Gakkum Satlantas Polres Jombang segera tiba di lokasi untuk melakukan evakuasi kendaraan dan melakukan olah TKP guna menyelidiki penyebab pasti kecelakaan. Arus lalu lintas di lokasi sempat mengalami kemacetan panjang sebelum akhirnya kembali normal setelah seluruh kendaraan yang terlibat diamankan oleh petugas.












