TANGERANG — Ustadzah Nadia Hawasyi kembali membuktikan kualitasnya sebagai qoriah papan atas Indonesia. Setelah sebelumnya mengukir sejarah sebagai juara di tingkat Nasional pada MTQ Kalimantan 2023, ia kini berhasil membawa Kafilah Kecamatan Pagedangan meraih Juara Umum cabang Qira’at Sab’ah pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Kabupaten Tangerang, Rabu (14/1/2026).
Kemenangan ini terasa istimewa karena menunjukkan kerendahan hati seorang juara nasional yang tetap bersedia berkompetisi dan memberikan kontribusi nyata bagi daerah asalnya.
Sinergi Cinta dan Dukungan Spiritual Keluarga
Di balik suara merdu dan teknik tajwid mujawwad yang memukau juri, terdapat dukungan spiritual yang kuat dari sang suami, KH. Zaky Mubarok. Kehadiran sosok suami dinilai menjadi kunci ketenangan hati Ustadzah Nadia saat melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an di atas panggung.
“Bukan hanya karena meraih juara, tapi saya merasakan dukungan penuh dari suami tercinta. Doa dan restunya adalah modal utama saya dalam setiap langkah,” ungkap Ustadzah Nadia dengan penuh syukur usai menerima piala penghargaan.
Pesan Menyentuh KH. Zaky Mubarok
KH. Zaky Mubarok tak dapat menyembunyikan rasa bangganya. Bagi beliau, prestasi sang istri bukan sekadar kemenangan duniawi, melainkan bukti konsistensi dalam mensyiarkan kalam Ilahi.
“Aku bangga bukan karena piala, melainkan karena engkau selalu menjadikan Al-Qur’an sebagai jalan hidup. Engkau adalah anugerah terindah, teman sejati dalam mengikuti jalan kebaikan,” ujar KH. Zaky saat mendampingi sang istri.
Beliau juga menambahkan bahwa kemenangan ini menjadi bukti bahwa Indonesia, khususnya Kabupaten Tangerang, merupakan lumbung qori-qoriah terbaik yang unggul secara teknik maupun nilai-nilai spiritual.
Inspirasi bagi Generasi Muda Qoriah
Keberhasilan Ustadzah Nadia Hawasyi diharapkan menjadi pemantik semangat bagi generasi muda di Kecamatan Pagedangan dan seluruh Indonesia. Prestasi ini menunjukkan bahwa perpaduan antara bakat, ketakwaan, dan dukungan keluarga yang harmonis mampu melahirkan pencapaian yang luar biasa.
Masyarakat Kabupaten Tangerang kini menaruh harapan besar agar prestasi ini terus berlanjut ke jenjang yang lebih tinggi, sekaligus menjadi motivasi bagi umat untuk semakin mencintai dan membumikan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.












