GRESIK — Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melakukan kunjungan ke destinasi wisata edukasi terbaru, Gresik Universal Science (GUS), Minggu (4/1/2026). Uniknya, rombongan memilih menggunakan transportasi publik Bus Trans Jatim dari Terminal Bunder menuju kawasan Islamic Center sebagai bentuk dukungan terhadap konektivitas transportasi umum di Jawa Timur.
Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau fasilitas literasi digital yang ditawarkan GUS sekaligus menguatkan identitas budaya lokal melalui teknologi audio-visual. Sejak dilakukan soft launching pada 24 Desember 2025 lalu, objek wisata ini telah menarik ribuan pengunjung dari kalangan pelajar dan keluarga.
Literasi Digital dan Penguatan Budaya
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (Gus Yani) menjelaskan bahwa GUS dirancang agar pengunjung dapat menyerap informasi sejarah dan budaya Gresik secara mendalam. Ia menyarankan agar masyarakat menikmati setiap ruang dengan santai agar pesan edukasi yang disampaikan dapat diterima secara utuh.
“Masyarakat bisa benar-benar menikmati literasi yang ada. Idealnya setiap ruangan dikunjungi sekitar 10 menit, supaya suguhan tentang sejarah dan budaya Gresik bisa dinikmati dengan maksimal,” ujar Bupati Yani.
Apresiasi Gubernur terhadap Inovasi Audio Visual
Gubernur Khofifah memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif Pemkab Gresik yang mengintegrasikan potensi daerah secara komprehensif ke dalam platform digital. Menurutnya, GUS mampu menampilkan kehidupan sosial, ekonomi, hingga kuliner tiap kecamatan dengan pendekatan yang relevan bagi generasi saat ini.
“GUS mengintegrasikan literasi dengan audio-visual. Kita tahu masyarakat saat ini cenderung lebih suka mendengar dan melihat daripada sekadar membaca. Strategi ini sangat efektif untuk meningkatkan taraf literasi masyarakat,” ungkap Khofifah.
Salah satu daya tarik utama yang ditinjau adalah Ruang Damarkurung. Ruangan ini menampilkan instalasi karya maestro Masmundari yang dinilai sarat akan nilai sejarah. Gubernur berharap keberadaan ruang ini dapat memicu lahirnya talenta-talenta seni baru di masa depan.
Aksesibilitas yang Inklusif
Lokasi GUS yang terintegrasi dengan rute Bus Trans Jatim dinilai menjadi nilai tambah bagi aksesibilitas warga. Konektivitas ini menjadikan GUS sebagai destinasi wisata edukasi yang inklusif dan ramah bagi masyarakat luas, baik dari dalam maupun luar Kabupaten Gresik.














