Saking Bahagianya, Penerima SK PPPK Soppeng Panjat Tiang Bendera Sambil “Goyang Tabola Bale”

SOPPENG — Perasaan haru dan tawa pecah di halaman Kantor Bupati Soppeng saat seremoni penyerahan Surat Keputusan (SK) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu tahun 2025. Di tengah momentum sakral pengukuhan status ASN tersebut, sebuah aksi unik seorang pegawai mendadak viral dan menjadi perbincangan hangat di jagat maya.

Aksi luapan kegembiraan yang tak biasa ini terekam dalam unggahan akun TikTok @wiwidwiyantixx, yang menangkap momen seorang pria nekat memanjat tiang bendera di area Kantor Bupati.

Selebrasi Unik di Akhir Tahun

Bukan sekadar memanjat, pegawai tersebut melakukan aksi “Goyang Tabola Bale”—sebuah tarian khas yang sedang populer—di ketinggian tiang bendera. Sontak, aksi jenaka ini mengundang tawa riuh dan tepuk tangan dari ratusan rekan sejawat yang hadir.

“Momen indah di akhir tahun,” tulis pengunggah video dalam keterangannya. Selebrasi ini dipandang sebagai bentuk ekspresi jujur atas penantian panjang para tenaga honorer yang kini resmi beralih status menjadi bagian dari Aparatur Sipil Negara (ASN).

Pesan Bupati: Amanah di Balik Kegembiraan

Meski diwarnai suasana santai dan penuh canda, Bupati Soppeng dalam sambutannya menekankan pentingnya tanggung jawab yang menyertai status baru tersebut. Bupati menyampaikan selamat kepada seluruh penerima SK dan berharap perubahan status ini berbanding lurus dengan peningkatan kualitas pengabdian.

“Amanah ini harus dijalankan dengan dedikasi dan integritas tinggi. Teruslah bersemangat dalam memberikan pelayanan terbaik demi kemajuan Bumi Latemmamala,” pesan Bupati Soppeng di hadapan para pegawai baru.

Menyongsong 2026 dengan Status Baru

Penyerahan SK PPPK Paruh Waktu ini menjadi kado penutup tahun 2025 yang manis bagi keluarga besar Pemerintah Kabupaten Soppeng. Dengan status kepegawaian yang lebih pasti, para ASN baru ini diharapkan membawa energi positif dalam menjalankan tugas di tahun 2026.

Kisah “Goyang Tabola Bale” di atas tiang bendera ini kini menjadi simbol semangat dan keceriaan para abdi negara di Soppeng dalam memulai babak baru perjalanan karier mereka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *