BANDUNG — Paguyuban Asli Pemalang (APEM) sukses menggelar kegiatan Tadabbur Alam Family Camping di Wana Wisata Kampoeng Ciherang, Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, pada Sabtu dan Minggu, 6–7 Desember 2025. Kegiatan ini tidak hanya menjadi wadah perkumpulan komunitas pecinta alam, tetapi juga aktif mengampanyekan pelestarian lingkungan.
Ketua Paguyuban APEM, Arief Burhanuddin, menjelaskan bahwa paguyuban ini terbentuk pada tahun 2023 berawal dari persamaan hobi di antara sesama pencinta alam nusantara Indonesia. Sejak terbentuk, APEM rutin mengadakan kegiatan seperti touring, silaturahmi, family gathering, dan camping.
“Kegiatan rutin tahunan kami ada camping bersama dan silaturahmi antar sesama anggota APEM,” terang Arief.
Jaga Kebersihan Hutan Jadi Prioritas
Dalam kegiatan Family Camping kali ini, Arief Burhanuddin secara khusus menyampaikan imbauan kepada seluruh anggota komunitas untuk selalu menjaga kebersihan saat berkemah, demi menjaga lingkungan ekosistem flora dan fauna di kawasan hutan Ciherang.
Arief menegaskan bahwa pelestarian lingkungan bukan hanya kewajiban petugas atau pemerintah, tetapi juga tanggung jawab para pengunjung, peserta camping, dan masyarakat sekitar.
“Kami terus mengkampanyekan pelestarian lingkungan pada semua anggota dan juga masyarakat, agar bersama-sama menjaga ekosistem hutan dengan baik,” paparnya.
Menurutnya, selama kegiatan camping masih berlangsung, sampah akan menjadi masalah utama bagi hutan. Oleh karena itu, edukasi untuk meningkatkan kesadaran anggota dalam hal kebersihan sampah dan larangan mengotori area hutan menjadi sangat penting.
Arief juga memberikan tips bagi pecinta camping agar selalu mempersiapkan peralatan dan pengetahuan yang memadai, serta mengenali terlebih dahulu kawasan yang hendak dikunjungi.














