Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak meninjau langsung program TNI Manunggal Memelihara Danau Tondano dalam kunjungan kerjanya ke Minahasa, Sulawesi Utara, Kamis (20/2/2025). Program ini bertujuan untuk menjaga kelestarian danau yang menjadi sumber kehidupan masyarakat setempat.
Dalam kunjungan tersebut, KSAD didampingi Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn.) Yulius Selvanus, Pangdam XIII/Merdeka, Kapolda Sulut, Kajati Sulut, Danrem 131/Santiago, serta jajaran pemerintah provinsi.
Jenderal Maruli menyoroti permasalahan eceng gondok yang mengancam ekosistem Danau Tondano dan menegaskan komitmen TNI untuk membantu upaya pemulihan lingkungan.
“Eceng gondok menjadi masalah di banyak danau di Indonesia. Kami berinisiatif menambah alat pembersih eceng gondok selain yang sudah diberikan melalui bantuan Presiden. Harapannya, pembersihan ini dapat menjadi model bagi danau-danau lain di Indonesia,” ujarnya.
Sementara itu, Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus mengapresiasi peran TNI dalam pelestarian lingkungan. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat sangat penting untuk memastikan kelangsungan ekosistem Danau Tondano.
“Kami berterima kasih kepada TNI Angkatan Darat yang telah berkontribusi dalam pemeliharaan danau ini. Program ini diharapkan mampu menjaga kelestarian Danau Tondano dan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk turut serta dalam pelestarian lingkungan,” kata Yulius.
Kedatangan KSAD disambut antusias oleh Bupati Minahasa beserta jajaran pejabat daerah, termasuk Sekretaris Daerah, Asisten Pemerintahan dan Kesra, serta kepala dinas terkait.
Program TNI Manunggal Memelihara Danau Tondano diharapkan tidak hanya menjaga ekosistem danau tetap lestari, tetapi juga memberi dampak positif bagi masyarakat yang menggantungkan kehidupannya pada keberlangsungan danau tersebut.













