DALANG CILIK UNJUK GIGI DALAM PAGELARAN WAYANG KULIT ACARA ULANG TAHUN GKJW BONGSOREJO KE-126

Jombang, 15 Juli 2024 – Acara hari ulang tahun GKJW Bongsorejo ke-126 dengan tema “NGRESNANI, NDUWENI, LAN NGOPENI BONGSOREJOKU” memiliki daya tarik tersendiri bagi masyarakat Jombang karena adanya suguhan aksi lincah dalang cilik yang memainkan wayang kulit pada hari Minggu 14/06/2024 pukul 20.00 WIB.

Krisna Eslapadtra Sukma, bocah cilik kelas 4 SDN GROGOL 2 Diwek Jombang, putra dari Bapak Bara Mega Rulianto dan Pdt. Tri Kridhaningsih asal Desa Grogol Dusun Bongsorejo Kec. Diwek Kab. Jombang menjadi sorotan warga karena kepiawaiannya memainkan wayang kulit dengan lakon “Budhalan Semar Bangun Kayangan”.

Foto: Krisna Eslapadtra Sukma dalang cilik Desa Grogol Dusun Bongsorejo Jombang.
Foto: Krisna Eslapadtra Sukma dalang cilik Desa Grogol Dusun Bongsorejo Jombang.

Krisna dengan “apik” memainkan wayang kulit tersebut sehingga masyarakat yang menonton aksi tersebut menjadi kagum padanya.

Berawal dari kecintaannya dengan pertunjukan wayang kulit yang dimainkan oleh dalang Ki Seno Nugroho (almarhum) inilah yang menjadikan inspirasi Krisna untuk menjadi dalang.

Dalam wawancara dengan media salamolahraga.com Krisna menyampaikan kesukaan dengan wayang berawal dari melihat pertunjukan wayang yang dimainkan Ki Seno Nugroho (almarhum), dengan keindahan seni wayang kulit serta iringan lagu-lagu Jawa yang begitu indah, menjadikan Krisna termotivasi dan terinspirasi untuk ingin menjadi dalang.

“Saya kalau sudah besar kepingin menjadi dalang seperti Ki Seno Nugroho (almarhum). Saya kepingin budaya asli Jawa yaitu Wayang Kulit bisa terus ada dan lestari,” ucap Krisna.

Dia juga menjelaskan mengenai cara dia membagi waktu antara belajar sekolah dengan saat berlatih wayang.

“Kalau waktu sekolah saya fokus belajar di sekolah kalau waktunya latihan dalang saya juga fokus latihan dalang, saya belajar dalang ini dibimbing sama mbah kakung, mbah kakung yang mengarahkan. Saya harus bisa membagi waktu antara sekolah dengan belajar dalang karena sekolah sangatlah penting juga,” ungkap Krisna.

Dalam aksi menunjukkan bakat menjadi dalang ternyata Krisna sudah 6 kali tampil. Khusus di Desa Bongsorejo sudah 4 kali tampil, di GKJW Mojowarno 1 kali tampil dan di Kota Malang juga ia pernah tampil.

Di tempat terpisah media salamolahraga.com menemui Bara Mega Rulianto dan Pdt. Tri Kridhaningsih selaku orangtua untuk meminta tanggapannya mengenai cita-cita Krisna Eslapadtra Sukma yang ingin menjadi dalang profesional.

“Sebagai orangtua tentunya saya memberikan dukungan penuh atas keinginan anak untuk mencapai cita-citanya, apalagi itu cita-cita yang datangnya dari dalam diri si anak itu sendiri. Orangtua tinggal memberikan dukungan support dan doa agar cita-cita anak Krisna dapat diwujudkan sesuai rencana, tinggal kita berikan dorongan dan semangat untuk selalu giat berlatih untuk lebih baik lagi,” ujar orangtua Krisna.

”Krisna usianya sekarang 10 tahun, Krisna suka dengan wayang kulit sejak usia 8 tahun, tepatnya waktu kelas 2 SD. Krisna belajar secara otodidak dengan sering melihat YouTube wayang kulit dalang Ki Seno Nugroho (almarhum), dan tentunya dengan arahan dari si mbah kakungnya,” tambah orangtua Krisna.

Foto: Wakil Bupati Jombang periode 2018-2023 Sumrambah mengobrol dengan salah satu UMKM bazar di Bongsorejo.
Foto: Wakil Bupati Jombang periode 2018-2023 Sumrambah mengobrol dengan salah satu UMKM bazar di Bongsorejo.

Acara ulang tahun ke-126 GKJW Bongsorejo ini bekerja sama dengan Dinas P dan K Jombang, dihadiri oleh tamu undangan Wakil Bupati Jombang periode 2018-2023 Sumrambah, SekCam Diwek, perwakilan Kapolsek Diwek, perwakilan Danramil Diwek, Kepala Desa Grogol serta tokoh masyarakat sekitar dan banyak lagi undangan lainnya.

Acara yang begitu meriah dirasakan warga Desa Grogol, khususnya Dusun Bongsorejo karena dengan terselenggaranya acara ulang tahun GKJW Bongsorejo yang ke-126.

Mereka berterima kasih kepada panitia karena telah mengadakan pagelaran wayang kulit dengan dalang Ki Anom Sektiaji, S.Sn serta dalang cilik Krisna Eslapadtra Sukma. Harapan dari masyarakat semoga kedepannya acara bisa meriah seperti ini lagi karena warga yang membuka stand bazar UMKM menjadi ramai pembeli.

Penulis: AGUS JEFI S.Editor: SNF

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *