Jombang – Kaum dhuafa, fakir miskin, yatim piatu serta orang terlantar merupakan permasalahan sosial yang menjadi tanggung jawab negara. Salah satu yayasan yang bergerak di bidang sosial yang bernama Yayasan Bumi Majapahit berkantor di Jl. Panglima Sudirman No. 55 Losari Ploso Jombang atau timur Pasar Ploso melaksanakan gerakan bagi sembako kepada kaum dhuafa/ fakir miskin pada hari Minggu, 28 Juli 2024.
Kegiatan bagi sembako kepada kaum dhuafa ini merupakan kegiatan perdana dari Yayasan Bumi Majapahit Jawa Timur setelah terdaftar di Kesbangpol Jombang per tanggal 9 Juli 2024. Kegiatan ini nantinya menjadi program rutin dari Yayasan Bumi Majapahit Jawa Timur dan sembako tersebut berasal dari para relawan Yayasan Bumi Majapahit Jawa Timur serta pihak lain yang peduli pada kaum dhuafa.
Secara administrasi relawan Yayasan Bumi Majapahit Jawa Timur masih berjumlah kurang lebih 25 orang dan terbuka untuk umum tanpa membedakan suku, ras dan agama dan tidak bertendensi pada politik.
Pada gerakan bagi sembako perdana Yayasan Bumi Majapahit Jawa Timur berjumlah 30 paket sembako.
Ketua DPW Yayasan Bumi Majapahit Jawa Timur (Sutrisno) menyampaikan, “Alhamdulillah kita bisa melaksanakan kegiatan bagi sembako perdana kepada kaum dhuafa, walaupun tidak banyak paling tidak bisa membantu meringankan beban kaum dhuafa dan fakir miskin, karena relawan kita masih belum banyak dan kami akan berterima kasih jika ada yang mau bergabung dengan Yayasan Bumi Majapahit Jawa Timur dan saya pribadi mewakili DPW Yayasan Bumi Majapahit Jawa Timur mengucapkan terimakasih kepada Yayasan Sosial Gandul Roso Kedung Adem Bojonegoro yang ikut mensupport serta pihak lain yang membantu ikut mensukseskan program bagi sembako ini,” pungkasnya.














