Karawang, 1 Agustus 2025 – Petani di Desa Tambaksumur, Kecamatan Tirtajaya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, mengeluhkan kekurangan air yang menyebabkan mereka gagal panen hingga tiga kali berturut-turut. Kondisi ini membuat puluhan hektare lahan persawahan di Dusun Jatimulya, desa tersebut, tidak dapat digarap secara maksimal.
Pada Jumat (1/8/2025), perwakilan petani menyampaikan kepada media bahwa pasokan air masih tersendat, sehingga hanya sekitar 50% petani yang nekat menanam padi. Padahal, saluran irigasi merupakan satu-satunya sumber air utama bagi mereka.
Para petani berharap Pemerintah Kabupaten Karawang segera memberikan solusi. Mereka memohon kepada Camat Tirtajaya dan Pemerintah Desa Tambaksumur untuk menormalisasi saluran air yang tersumbat dan dangkal akibat endapan lumpur.
Menurut tokoh masyarakat dan petani, perbaikan saluran air di Dusun Jatimulya sangat mendesak. Mereka menyebutkan bahwa alat berat (backhoe) yang dijanjikan untuk membersihkan saluran belum juga datang. Keterlambatan ini menyebabkan kesulitan terus berlanjut bagi para petani dalam mengelola lahan mereka.












