Pengurus PDBI Jawa Timur menggelar program KEJURPROV 2024 sebagai bentuk pembinaan prestasi atlet sekaligus pembinaan organisasi Drum Band daerah untuk mewujudkan Drum Band Jawa Timur yang berkualitas dan siap juara.

Persatuan Drum Band Indonesia atau yang disingkat PDBI Jawa Timur menyelenggarakan Kejuaraan Provinsi (KEJURPROV) Drum Band Jawa Timur tahun 2024 pada 28 – 30 Juni. Program ini merupakan program tahunan dan telah lama tidak berjalan sejak pandemic COVID-19 tiga tahun lalu.

Sebagai titik kulminasi satuan Drum Band dalam berlatih dan berproses, KEJURPROV ini sangat dinanti oleh para praktisi Drum Band di Jawa Timur. Hal ini dikarenakan selain untuk mengukur hasil pembinaan atlet dan juga satuan, kejuaraan resmi yang dimiliki organisasi induk Cabang Olah Raga ini akan memberi value tersendiri bagi pihak – pihak yang terlibat berproses kreatif di dalamnya.

Seperti pemain atau atlet, unit satuan atau seperti club, management atau tempat unit satuan berproses dan pada umumnya adalah sekolah, dan yang pasti adalah team pelatih yang membinanya akan meningkatkan value tersendiri jika kemudian berhasil meraih juara. Dan jika masih belum berhasil raih prestasi di dalam program kejuaraan ini, unit satuan bisa melakukan evaluasi untuk melakukan perbaikan baik dari dalam managerial, sistem kepelatihan, dan bahkan kualitas instrumen yang dimilikinya.

Ketua Umum PDBI Provinsi Jawa Timur yang juga DIRBINMAS POLDA JATIM, Kombes Pol. Asep I. Rosadi, M.P.A., menyatakan bahwa sebagai cabang olah raga beregu terbesar kita harus menunjukkan ke KONI JATIM bahwa kita mampu hadirkan prestasi untuk Jawa Timur, prestasi itu kita wujudkan dalam pembinaan di Kejuaraan Provinsi dan untuk seniornya kita berhasil runner up di Babak Kualifikasi dan untuk 2024 kita berhasil masuk PON XXI Aceh – Sumut.

“Kita laksanakan dua agenda besar ini sekaligus karena ketika yang senior pulang membawa juara PON maka penerusnya sudah siap untuk melanjutkan perjuangannya, kita tunjukkan kepada Jawa Timur bahwa Drum Band Jawa Timur pusatnya manusia – manusia juara,” tegasnya sangat bersemangat.
Dalam Kejurprov 2024 ini akan dipertandingkan 4 (empat) mata lomba diantara 2 (dua) Mata Lomba prestasi, yang dipertandingkan di PON dan kejuaraan international yaitu Lomba Unjuk Gelar (LUG) dan Lomba Baris Berbaris (LBB) dan 2 (dua) mata lomba pembinaan yaitu konser khusus TK/RA atau usia dini dan lomba penyajian karya yaitu Street Parade atau yang dikenal di masyarakat Lomba Kirab yang dilaksanakan di Jantung Kota Lamongan (alon – alon s.d. GOR).

Meynarde Bagus Ramadan, S.Sos., selaku Ketua Harian PDBI Jawa Timur menambahkan bahwa penentuan lokasi KEJURPROV 2024 di Kabupaten Lamongan ini dikarenakan PDBI Pengkab Lamongan lebih siap dari pada Kabupaten/ Kota yang kami tawarkan untuk dijadikan venue program ini. Dan antusias masyarakat Drum Band sangat besar juga sehingga dalam KEJURPROV 2024 kali ini ada 43 (empat puluh tiga) Unit Satuan Drum Band dan sekurang – kurangnya sebanyak 2.500 (dua ribu lima ratus ) pemain dan atlet. Serta kemungkinan besar akan ditonton oleh 5000 (lima ribu) orang, dengan banyak penonton diharapkan dapat memperkuat UMKM Kabupaten Lamongan.












