KPI Aceh Deklarasikan Pelajar Peduli Penyiaran di Enam Sekolah: Bentengi Siswa dari Konten Negatif

BANDA ACEH – Komisi Penyiaran Indonesia Aceh (KPI Aceh) hari ini menyampaikan perkembangan program literasi media dan deklarasi Pelajar Peduli Penyiaran yang telah gencar dilaksanakan di berbagai sekolah sepanjang tahun 2025.

Wakil Ketua KPI Aceh, Samsul Bahri, S.E., menjelaskan bahwa KPI Aceh semakin menguatkan gerakan KPI Goes to School sebagai upaya membangun ekosistem penyiaran yang sehat, sekaligus membekali para pelajar agar bijak dan kritis terhadap dunia penyiaran dan media di era digital.

“Pelajar hari ini harus berada di garis terdepan dalam penggunaan media digital. Karena itu, mereka harus dibekali pemahaman kuat agar tidak menjadi korban arus konten negatif. Melalui deklarasi Pelajar Peduli Penyiaran, kami ingin siswa menjadi filter pertama dan contoh bagi lingkungannya,” ujar Samsul.

Tantangan Konten Negatif di Aceh

Samsul menegaskan bahwa konten bermasalah di internet—seperti ujaran kebencian, kekerasan verbal, bahasa kasar, hingga konten yang merusak moral—menjadi tantangan serius di Aceh. Oleh karena itu, sekolah dipandang sebagai titik paling strategis untuk pembinaan literasi media.

Program ini merupakan tindak lanjut dari rekomendasi Dinas Pendidikan Aceh dan Kementerian Agama Aceh, yang mendorong KPI Aceh memasukkan pembinaan literasi media sebagai agenda rutin untuk pelajar.

Hingga saat ini, sudah enam sekolah yang resmi mendeklarasikan diri sebagai Sekolah Peduli Penyiaran, yaitu:

  1. SMAN 3 Banda Aceh

  2. SMAN 4 Banda Aceh

  3. MAN 5 Aceh Besar

  4. MAN 1 Banda Aceh

  5. SMKN 5 Telkom Banda Aceh

  6. SMAN 1 Banda Aceh

Bukan Sekadar Seremoni, Tetapi Pembinaan Berkelanjutan

Menurut Samsul, deklarasi ini bukan sekadar seremoni, tetapi akan diikuti oleh pembinaan lanjutan, kerja sama melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS), serta program literasi berkelanjutan di sekolah-sekolah tersebut.

“Ini bukan kegiatan satu kali. Kita ingin para pelajar memiliki bekal yang cukup untuk menjaga ruang digital tetap sehat, positif, dan beradab. Mereka adalah generasi yang akan menentukan wajah penyiaran Aceh di masa depan,” tutupnya.

KPI Aceh menargetkan program Pelajar Peduli Penyiaran ini dapat diperluas ke seluruh kabupaten/kota di Aceh pada tahun mendatang.

Penulis: TIM S.OEditor: SNF

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *