Hasil BRI Super League: Persebaya Surabaya Takluk 1-3 di Markas Persijap Jepara, Perlawanan Sengit Berakhir Pahit

JEPARA — Persebaya Surabaya harus merelakan poin penuh pada pekan ke-22 BRI Super League 2025/2026. Bertandang ke Stadion Gelora Bumi Kartini, tim berjuluk Bajul Ijo itu takluk dengan skor 1-3 dari tuan rumah Persijap Jepara, Sabtu (21/2/2026).

Meski sempat memberikan perlawanan hingga menit akhir, kondisi bermain dengan 10 orang serta efektivitas serangan balik lawan menjadi batu sandungan bagi skuad asuhan pelatih Persebaya.

Jalannya Pertandingan: Serangan Balik Mematikan

Sejak peluit pertama dibunyikan, Persebaya mencoba meladeni permainan terbuka Persijap. Bruno Moreira dkk. beberapa kali menciptakan peluang di awal laga, namun pertahanan disiplin tuan rumah membuat gol yang dinanti tak kunjung tiba.

Gawang Persebaya yang dikawal oleh Ernando Ari akhirnya jebol pada menit ke-32. Melalui skema serangan balik yang cepat, penyerang Persijap berhasil memanfaatkan celah di lini belakang Bajul Ijo. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.

Babak Kedua: Drama Kartu Merah dan Penalti

Memasuki babak kedua, Persebaya berupaya meningkatkan intensitas serangan. Alih-alih menyamakan kedudukan, kelengahan lini tengah kembali berbuah pahit. Persijap sukses menggandakan keunggulan menjadi 2-0 pada menit ke-71.

Situasi kian pelik bagi Persebaya di penghujung laga. Setelah melakukan sejumlah pergantian pemain untuk menambah daya gedor, Bajul Ijo justru harus bermain dengan 10 orang menyusul kartu merah yang diterima salah satu pemain bertahannya di menit-menit akhir.

Meski dalam tekanan hebat, semangat juang Persebaya tak padam. Di masa injury time, Persebaya mendapatkan hadiah penalti yang dieksekusi dengan sempurna oleh Bruno Moreira. Skor berubah menjadi 2-1 dan sempat membuka harapan untuk mencuri satu poin.

Gol Penutup Persijap Matikan Harapan

Asyik menyerang demi menyamakan kedudukan, Persebaya justru kembali kebobolan di sisa waktu tambahan. Gol ketiga Persijap tersebut sekaligus mengunci kemenangan tuan rumah dengan skor akhir 3-1.

Hasil ini menjadi bahan evaluasi serius bagi manajemen dan tim pelatih Persebaya. Meski menunjukkan mentalitas pantang menyerah hingga peluit panjang, efisiensi dalam penyelesaian akhir dan koordinasi lini belakang menjadi catatan penting untuk menghadapi laga selanjutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *