Pada Jumat, (21/6/24) SMA 2 Kefamenanu menggelar acara spektakuler, Pameran P5 (Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila) dengan tema “Kewirausahaan, Kearifan Lokal, dan Bangunlah Jiwa Raga”. Acara ini menjadi sorotan utama sebagai wadah unik bagi para pelajar untuk menyalurkan kreativitas mereka dalam dunia kewirausahaan dan kearifan lokal dalam Kurikulum Merdeka Belajar.
Dalam Pameran P5 yang digelar di SMA 2 Kefamenanu, para siswa diberikan kesempatan emas untuk menggali lebih dalam pemahaman mereka tentang kewirausahaan yang esensial dalam membangun jiwa kreatif, inovatif, dan mandiri. Tak hanya itu, kearifan lokal juga menjadi pusat perhatian, di mana budaya lokal yang kaya akan nilai-nilai tradisional dipromosikan dan dilestarikan dengan megah.
Acara ini turut dihadiri oleh seluruh siswa, guru, dan orang tua siswa sebagai bentuk dukungan yang luar biasa terhadap perkembangan karakter dan keterampilan anak-anak mereka. Peserta pameran memukau dengan berbagai karya dan produk yang mencerminkan semangat kewirausahaan dan kearifan lokal, mulai dari kerajinan tangan seperti nyiru, wadah penyimpan makanan, sendok kuah, gelas, garpu, asbak rokok, tempat pensil, fas bunga, hiasan dinding. Itu semua berbahan dasar lontar dan batok kelapa. Adapun hidangan tradisional seperti kue bolu berbahan dasar kelor, stik kelor atau cakar ayam, puding kelor, roti kukus kelor, kerupuk kelor, cros kelor, pangsit kelor, es kelor hingga presentasi inspiratif tentang potensi-potensi lokal yang layak untuk dikembangkan.

Ketika dikonfirmasi media nasional SO, Kepala Sekolah SMA 2 Kefamenanu Arkadius Yosef Meomanu, S.Pd menegaskan harapannya agar melalui Pameran P5 ini, para pelajar dapat lebih memahami esensi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Ia juga mendorong seluruh peserta untuk terus mengembangkan semangat kewirausahaan, menghargai kearifan lokal, dan memperkuat karakter serta moralitas sebagai generasi penerus bangsa yang tangguh.
“Harapan saya sebagai kepala sekolah adalah semoga dengan pameran hasil karya P5 tahun ini, maka peserta didik lebih termotivasi untuk mengembangkan setiap keterampilan yang dimiliki, baik lewat pelatihan dan pendampingan bapak / ibu guru di kelas maupun lewat bimbingan yang mereka dapat dari luar. Sekiranya tahun depan, kualitas pameran lebih ditingkatkan lagi sehingga dapat berdampak pada peningkatan kualitas lulusan peserta didik,” begitu pungkasnya.
Pameran P5 yang mengusung tema “Kewirausahaan, Kearifan Lokal, dan Bangunlah Jiwa Raga” di SMA 2 Kefamenanu berhasil menciptakan ruang inspiratif bagi para pelajar untuk berkarya, belajar, dan tumbuh dalam suasana yang penuh kreativitas. Dengan semangat kolaborasi yang membara, acara ini diharapkan menjadi tonggak bersejarah dalam pembentukan karakter dan kepribadian siswa sebagai generasi muda yang berpotensi dan siap bersaing di masa depan.














