PEMALANG — Sebanyak 245 guru dan tenaga kependidikan dari 21 madrasah di wilayah Kecamatan Belik, Pulosari, dan Moga berkumpul dalam kegiatan Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan yang diselenggarakan oleh Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (KKMI) 05 Kabupaten Pemalang.
Acara yang berlangsung di Gedung MWCNU Kecamatan Moga pada Kamis (02/04/2026) ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kompetensi pengajaran sekaligus mempererat tali silaturahmi antar-pendidik dalam suasana Halal Bihalal.
Sinergi dan Gotong Royong Antar-Madrasah
Kegiatan ini terlaksana melalui skema anggaran gotong royong dari seluruh madrasah yang tergabung dalam KKMI 05 Pemalang. Ketua Panitia, Nadirin, S.Pd.I, menyampaikan bahwa semangat kebersamaan ini adalah kunci dalam memajukan ukhuwah dan koordinasi antar-lembaga pendidikan di bawah naungan Kementerian Agama.
Pengawas Madrasah, Hj. Tusiyati, S.Pd.I., M.Pd.I., turut memberikan apresiasi tinggi kepada pengurus KKG dan tim paduan suara yang menyemarakkan acara. Beliau berpesan agar setiap madrasah terus menggali keunggulan spesifik dan potensi bakat para siswanya.
Digitalisasi Administrasi: Aplikasi Pusaka dan Simpatika
Dalam sesi teknis, narasumber dari Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pemalang menekankan pentingnya ketertiban administrasi digital bagi aparatur dan pendidik:
-
Absensi Digital: Staf Kepegawaian, Rizki Adi Nugroho, mengingatkan bahwa absensi harian wajib dilakukan melalui Aplikasi Pusaka karena berdampak langsung pada administrasi dan pencairan uang makan pegawai.
-
Update Simpatika: Staf Kependidikan, Zaenudin, S.Pd.I, menjelaskan pembaruan rutin pada link Simpatika yang kini memiliki jejak digital data pegawai yang lebih akurat. Layanan administrasi kini juga dipermudah melalui sistem PTSP (Pelayanan Terpadu Satu Pintu).
Kunci Pencairan Anggaran: Validitas Data
Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Pemalang, H. Khabibur Rokhman, S.E, memberikan catatan khusus mengenai anggaran madrasah. Beliau menegaskan bahwa pencairan dana BOS maupun TPG sangat bergantung pada validitas data administrasi.
“Madrasah harus tertib administrasi agar proses pencairan berjalan lancar sehingga pembelajaran dapat memberikan manfaat maksimal bagi siswa,” jelasnya.
Menuju Guru Profesional dan Inovatif
Sebagai penutup, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Pemalang, Dr. Sarif Hidayat, S.Ag., M.S.I, memberikan materi mengenai Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Beliau menekankan bahwa profesionalisme guru diuji melalui kemampuan melakukan inovasi pembelajaran di kelas.
“Guru harus terus meningkatkan kompetensi dan profesionalisme agar kualitas pendidikan madrasah semakin maju dan mampu bersaing di era global,” pungkas Dr. Sarif Hidayat.
Kegiatan ini diharapkan menjadi pemantik semangat bagi para pendidik di wilayah KKMI 05 Pemalang untuk terus berinovasi demi mencetak generasi islami yang cerdas dan berakhlakul karimah.














