JOMBANG — Di tengah ketatnya kompetisi bisnis travel umrah dan haji, Firnando Team Indonesia (FTI) Premium Hajj and Umrah menorehkan catatan inspiratif. Selama tiga tahun terakhir, perusahaan yang berpusat di Kabupaten Jombang ini konsisten mengalokasikan 50% dari laba perusahaan untuk menyantuni serta membina ratusan anak yatim dan dhuafa.
Langkah berani ini bukan sekadar wacana tanggung jawab sosial (CSR), melainkan sebuah komitmen iman yang diwujudkan melalui hadirnya Rumah Cinta Allah, yang berpusat di Masjid Tazkiyatun Nufus.
Masjid Tazkiyatun Nufus: Pusat Pemurnian Jiwa dan Pembinaan
Masjid Tazkiyatun Nufus bukan hanya berdiri sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi jantung aktivitas sosial dan kemanusiaan bagi anak-anak yatim dhuafa. Di sini, mereka tidak hanya mendapatkan bantuan materi, tetapi juga penguatan iman, akhlak, dan karakter agar tumbuh menjadi pribadi yang mandiri serta berdaya guna.
Selama tiga tahun berjalan, alokasi laba tersebut dimanfaatkan secara produktif untuk:
-
Pemenuhan kebutuhan harian anak yatim dan dhuafa.
-
Kegiatan ibadah dan pembinaan keislaman yang intensif.
-
Pendidikan dan penguatan karakter berbasis nilai-nilai Al-Qur’an.
-
Operasional serta perawatan Masjid Tazkiyatun Nufus sebagai pusat kegiatan.
Terinspirasi Kedermawanan Sayyidina Utsman bin Affan r.a.
CEO FTI Travel, Ustaz H. Feri Firnando, mengungkapkan bahwa gerakan sosial ini terinspirasi dari keteladanan sahabat Rasulullah SAW, Sayyidina Utsman bin Affan r.a. Sebagaimana kisah Sumur Raumah yang manfaatnya mengalir abadi hingga kini, FTI Travel ingin menanam investasi akhirat melalui pemberdayaan umat.
“Kami meyakini bahwa keberkahan usaha tidak hanya diukur dari pertumbuhan angka bisnis, tetapi sejauh mana manfaatnya dirasakan luas oleh umat. Merawat yatim dhuafa adalah ikhtiar kami menjaga amanah Allah,” ujar Ustaz H. Feri Firnando saat diwawancarai di Kantor Pusat FTI Travel Jombang.
Keberkahan dalam Berbagi
Filosofi berbagi ini didasari oleh keyakinan bahwa harta yang dikeluarkan di jalan Allah tidak akan berkurang, melainkan justru akan meluaskan keberkahan pada sisa harta lainnya. Hal ini sejalan dengan sabda Rasulullah SAW mengenai sedekah jariyah sebagai amal yang tidak terputus meski raga telah tiada.
“Kami mengucapkan terima kasih banyak atas dukungan dan doa restu dari seluruh pihak. Bagi kami, kepercayaan jemaah adalah amanah yang kami konversikan kembali menjadi kebaikan bagi mereka yang membutuhkan,” tambahnya.
Ke depan, FTI Travel berkomitmen untuk terus meningkatkan skala bantuan dan pembinaan melalui Rumah Cinta Allah, dengan harapan menjadi cahaya kebaikan dan ladang amal jariyah yang abadi bagi seluruh pihak yang terlibat.













