Wujud Nyata Kepedulian, Yayasan Salafiyah Kalimas Pemalang Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang Desa Penakir

PEMALANG — Bencana banjir bandang yang melanda Desa Penakir, Kecamatan Pulosari, memantik simpati dari berbagai pihak. Sebagai wujud tanggung jawab moral dan solidaritas kemanusiaan, keluarga besar Yayasan Salafiyah Kalimas Randudongkal bergerak cepat menyalurkan bantuan bagi warga terdalam yang terdampak musibah tersebut, Senin (2/2/2026).

Aksi sosial ini melibatkan seluruh elemen pendidikan di bawah naungan yayasan, menunjukkan kuatnya pendidikan karakter dan nilai keagamaan yang ditanamkan kepada para siswa.

Sinergi Lembaga Pendidikan di Bawah Yayasan Salafiyah

Bantuan yang disalurkan merupakan hasil donasi kolektif dari berbagai unit pendidikan, antara lain:

  • MI Salafiyah 01, 02, dan 03 Kalimas

  • MTS Salafiyah Kalimas

  • MA Al Mizan Kalimas

Penyaluran bantuan dilakukan secara simbolis oleh Bapak Athoilah sebagai perwakilan keluarga besar yayasan. Langkah ini menjadi bukti bahwa lembaga pendidikan tidak hanya berfokus pada kurikulum akademik, tetapi juga peka terhadap problematika sosial di masyarakat sekitar.

Implementasi Pendidikan Karakter

Dalam sambutannya, Bapak Athoilah menegaskan bahwa kehadiran yayasan di Desa Penakir adalah bentuk implementasi nyata dari ajaran agama untuk saling membantu sesama yang sedang tertimpa ujian.

“Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban masyarakat Desa Penakir, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dan solidaritas di tengah ujian bencana ini,” ungkapnya dengan penuh harap.

Apresiasi dari Warga Terdampak

Warga Desa Penakir menyambut hangat kehadiran tim dari Yayasan Salafiyah Kalimas. Mereka menyampaikan apresiasi mendalam atas kepedulian yang ditunjukkan, yang tidak hanya membantu secara materiil tetapi juga memberikan dukungan moril bagi proses pemulihan pascabencana.

Melalui aksi ini, Yayasan Salafiyah Kalimas Randudongkal menegaskan komitmennya untuk terus hadir sebagai mitra masyarakat, memperkuat nilai-nilai sosial, dan menjadi garda terdepan dalam aksi kemanusiaan di wilayah Kabupaten Pemalang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *