Pelita Air Tambah Armada dan Pastikan Diskon Tiket Nataru Berjalan di Bawah Pantauan BP BUMN

TANGERANG — Pelita Air mempertegas komitmennya dalam mendukung kelancaran transportasi udara selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Hal ini dikonfirmasi dalam kunjungan kerja Wakil Kepala Badan Pengaturan (BP) BUMN, Aminuddin Ma’ruf, di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jumat (26/12/2025).

Tinjauan ini memastikan instruksi Presiden Prabowo Subianto terkait pemberian stimulus berupa diskon tiket pesawat terlaksana secara efektif tanpa mengurangi standar keamanan dan pelayanan.

Instruksi Presiden: Stimulus Tarif Terjangkau

Wakil Kepala BP BUMN, Aminuddin Ma’ruf, menegaskan bahwa penurunan tarif tiket di maskapai BUMN adalah mandat langsung dari Presiden untuk meringankan beban masyarakat. Namun, ia mengingatkan agar efisiensi harga tidak mengorbankan kualitas layanan.

“Sesuai perintah Bapak Presiden Prabowo, layanan menjelang Natal dan Tahun Baru harus dipastikan terlaksana dengan baik melalui diskon tarif. Penurunan tarif tiket ini tidak boleh menjadi alasan untuk menurunkan kualitas layanan maupun kenyamanan penumpang,” tegas Aminuddin di sela peninjauan gate terminal.

Langkah penurunan harga tiket ini juga didorong oleh sinergi bersama Pertamina yang memberikan diskon harga avtur hingga 10 persen di 37 bandara, sehingga biaya operasional maskapai dapat ditekan.

Penambahan Armada dan Kapasitas Kursi

Guna mengantisipasi lonjakan penumpang, Pelita Air telah menyiapkan kapasitas angkut yang signifikan. Direktur Commercial Pelita Air, Asa Perkasa, mengungkapkan bahwa perusahaan telah menyiagakan total 251.000 kursi selama periode Nataru.

Kapasitas tersebut terdiri dari:

  • 248.000 kursi reguler.

  • 2.500 kursi untuk penerbangan tambahan (extra flight).

“Saat ini kami mengoperasikan 15 pesawat Airbus A320, dan pada minggu ini armada ke-16 segera tiba untuk memperkuat operasional. Kami memastikan kapasitas ini mencukupi untuk kebutuhan mobilitas masyarakat,” jelas Asa Perkasa.

Menjaga Standar Keamanan dan Ketepatan Waktu

Selain fokus pada keterjangkauan harga, Pelita Air bersama pengelola bandara terus memantau aspek keamanan dan tingkat ketepatan waktu (on-time performance). Hal ini krusial untuk menjaga kepercayaan publik terhadap perusahaan BUMN sebagai penyedia layanan transportasi utama.

Sinergi antara BP BUMN, Pelita Air, dan Pertamina diharapkan mampu memberikan pengalaman penerbangan yang aman, nyaman, dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat yang merayakan momen akhir tahun bersama keluarga.

Penulis: DIRMAN SAPUTRAEditor: SNF

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *