JAKARTA – Kementerian Transmigrasi menyerahkan bantuan kemanusiaan berupa bahan pangan dan obat-obatan sebanyak delapan truk melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Bantuan ini diprioritaskan untuk disalurkan ke kawasan-kawasan transmigrasi di Sumatera yang terdampak parah akibat bencana alam.
Sekretaris Jenderal Kementerian Transmigrasi, Edy Gunawan, mengatakan bahwa penyerahan ini merupakan upaya cepat kementerian dalam membantu penanganan bencana.
“Dalam upaya membantu penanganan bencana, Kementerian Transmigrasi menyerahkan bantuan berupa sembako dan obat-obatan sebanyak 8 truk kepada BNPB. Bantuan ini akan didistribusikan kepada korban bencana alam, khususnya di kawasan transmigrasi yang terdampak,” kata Sekjen Edy Gunawan, Jumat (5/12/2025), di Gudang Lanud Halim Perdanakusuma.
Dampak Parah di 11 Kabupaten/Kota
Bencana alam yang terjadi pada 3 Desember 2025 itu melanda kawasan transmigrasi di 11 kabupaten/kota dan mengakibatkan kerusakan parah di 53 lokasi. Data Kementerian Transmigrasi mencatat dampak serius yang dialami masyarakat:
-
2.435 Kepala Keluarga terdampak langsung.
-
737 KK masih berada di pengungsian.
-
1.988 unit rumah mengalami kerusakan.
-
1 jiwa hilang di Jorong Muaro Mais, Pasaman Barat.
Sekjen Edy Gunawan menegaskan bahwa kerusakan infrastruktur meluas, mulai dari akses jalan dan jembatan terputus hingga rusaknya fasilitas umum dan lahan pertanian. Kondisi ini menuntut penanganan cepat, terutama terkait kebutuhan pangan dan sarana pemulihan ekonomi.
“Kebutuhan mendesak akan bantuan pangan, logistik, dan penyediaan sarana pemulihan ekonomi sangat diperlukan untuk membantu masyarakat terdampak,” ujar Sekjen Edy.
Apresiasi dari BNPB dan Distribusi Cepat
Analis Bencana Ahli Madya BNPB, Erry Prawisuda, menyampaikan terima kasih atas kontribusi Kementerian Transmigrasi.
“Bantuan tambahan dari Kementerian Transmigrasi ini sangat berarti, karena kebutuhan harian masyarakat sangat cepat habis. Insyaallah ini akan segera kami distribusikan ke wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat,” kata Erry.
BNPB akan bekerja sama dengan TNI dan Polri, menggunakan jalur darat maupun udara, untuk memastikan seluruh bantuan disalurkan dengan cepat dan tepat sasaran.
Kementerian Transmigrasi menegaskan komitmennya untuk terus berkoordinasi dengan BNPB dan pemerintah daerah guna memastikan seluruh kawasan transmigrasi yang terdampak mendapatkan dukungan secara merata.












