Sebuah gerakan yang bertujuan untuk mendorong reformasi total di Pertamina secara resmi dideklarasikan hari ini. Gerakan yang diberi nama “Selamatkan Pertamina, Nol Korupsi” ini menyerukan upaya pembersihan Pertamina dari praktik korupsi serta memastikan perusahaan berjalan sesuai prinsip transparansi dan akuntabilitas.
Deklarasi ini dibacakan oleh Revitri Husodo, salah satu tokoh yang terlibat dalam gerakan tersebut. Ia menegaskan bahwa tujuan utama gerakan ini adalah untuk memperjuangkan transparansi, akuntabilitas, dan keadilan di tubuh Pertamina.
“Kami menyerukan agar Pertamina dibersihkan dari praktik korupsi dan dikembalikan ke jalur yang benar,” ujar Revitri Husodo. “Kami ingin memastikan bahwa Pertamina dapat beroperasi secara efektif dan efisien, serta memberikan manfaat yang maksimal bagi negara dan rakyat Indonesia.”
Gerakan ini juga mendesak pemerintah dan DPR untuk melakukan reformasi total di Pertamina, termasuk pelaksanaan audit yang transparan serta pengawasan ketat guna memastikan seluruh kegiatan perusahaan berjalan sesuai prinsip tata kelola perusahaan yang baik (good governance).
“Kami percaya bahwa dengan reformasi total, Pertamina dapat menjadi perusahaan yang lebih profesional dan memberikan manfaat lebih besar bagi negara serta rakyat Indonesia,” tambahnya.
Deklarasi gerakan ini telah ditandatangani oleh berbagai organisasi dan individu yang peduli terhadap masa depan Pertamina serta kepentingan nasional Indonesia.












