Ari Nugroho resmi dilantik sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Klaten periode 2025-2030.
Penyerahan Surat Keputusan (SK) DPP PSI tentang Pengangkatan Kepengurusan DPD PSI Klaten dilakukan oleh Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI Jawa Tengah, Antonius Yoga Prabowo, pada Sabtu (15/03/2025).
Ari berkomitmen untuk menggandeng anak muda dalam dunia politik serta meningkatkan partisipasi mereka dalam proses demokrasi.
Selain mengangkat Ari sebagai Ketua DPD PSI Klaten, dalam SK tersebut juga diumumkan susunan kepengurusan DPD PSI Klaten periode 2025-2030, antara lain:
- Sekretaris: Yohanes Febri Dwi Atmaja
- Wakil Sekretaris: Stifanus Relly Andri Wahana
- Bendahara: M. Yuana Any Setyowati
- Wakil Bendahara: Sepsi Uli Sandi
Ari menyatakan akan langsung bergerak cepat usai resmi menjabat sebagai Ketua DPD PSI Klaten. Langkah pertamanya adalah menata dan melengkapi jajaran struktural partai, mulai dari tingkat Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kecamatan hingga Dewan Pimpinan Ranting (DPRT) atau ranting desa.
“Misi jangka pendek saya adalah melengkapi kepengurusan di tingkat DPC. Jika saat ini baru ada ketua yang aktif, maka sekretaris dan bendahara perlu segera diisi. Setelah struktur DPC lengkap, kami akan melanjutkan ke tingkat DPRT atau ranting desa,” katanya.
Menurut Ari, struktur kepengurusan partai hingga tingkat paling bawah perlu diperkuat karena akan menjadi fondasi utama PSI ke depan. Dengan demikian, lanjutnya, aspirasi masyarakat dapat terserap lebih cepat.
Di sisi lain, Ari juga membuka peluang seluas-luasnya bagi anak muda untuk terjun ke dunia politik dengan bergabung bersama PSI Klaten. Menurutnya, peran anak muda sangat penting sebagai motor penggerak kebijakan dengan gagasan segar dan perspektif yang berbeda.
“Saya ingin anak muda tidak lagi alergi terhadap partai politik. Oleh karena itu, saya berharap generasi muda mau bergabung dengan PSI. Hal ini juga sejalan dengan harapan Ketua Umum PSI, Mas Kaesang, yang ingin PSI diisi oleh anak muda agar ke depan kebijakan, baik di tingkat pemerintah daerah maupun pusat, semakin berkualitas,” pungkasnya.













