Panen Raya Cabai di Fatunisuan: Simbol Kesuksesan untuk Program Makan Siang Gratis

Desa Fatunisuan, Kabupaten Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur (NTT), menjadi saksi panen raya cabai besar yang berlangsung secara simbolis di lahan milik Yanto Bano. Acara ini bukan sekadar perayaan panen, tetapi juga bukti nyata dukungan terhadap program pemerintah Makan Siang Gratis serta inspirasi bagi petani lainnya.

Keberhasilan panen Yanto Bano tidak hanya berkat kerja kerasnya, tetapi juga hasil kolaborasi erat dengan berbagai pihak. PT Benih Pertiwi, PT Pestisida Nufarm, dan Roda Tani berperan penting dalam menyediakan bibit unggul, pelatihan, serta dukungan teknis bagi para petani. Hal ini disampaikan oleh Gaspar Piris kepada media pada Kamis (13/3/2025) sore.

Acara panen raya ini turut dihadiri oleh perwakilan Dinas Pertanian, Camat Miomafo Barat, para kepala desa dari wilayah sekitar, guru, serta pelajar SMKN Eban. Kehadiran para manajer area NTT dari PT Pestisida Nufarm dan PT Benih Pertiwi, beserta staf lapangan dan pemilik Roda Tani, semakin menegaskan dukungan penuh dari pemerintah dan sektor swasta terhadap pengembangan pertanian lokal.

Ratusan cabai besar yang dipanen dengan warna hijau dan merah cerah menjadi simbol harapan baru bagi peningkatan kesejahteraan petani dan keberhasilan program Makan Siang Gratis. Keberhasilan Yanto Bano diharapkan dapat memotivasi petani lain di Kecamatan Miomafo Barat untuk meningkatkan produktivitas pertanian, berkontribusi pada ketahanan pangan lokal, serta mendukung program pemerintah dalam penyediaan gizi yang cukup bagi anak-anak Indonesia.

Inilah bukti nyata bahwa kerja keras, inovasi, dan kolaborasi dapat membawa perubahan signifikan bagi masyarakat.

Penulis: KLAUDIUS A. SANBEIN, S.Pd.Editor: SNF

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *