Untuk mencegah kelangkaan minyak goreng di Indonesia terkhusus menjelang Hari Raya Idul Fitri, PERMINDO meminta perhatian dari GIMNI (Gabungan Industri Minyak Nabati Indonesia) agar ketersediaan minyak goreng di berbagai warung dalam bentuk kios pangan nasional anggota PERMINDO.
Ketua PERMINDO, Joel Sinaga berpendapat bahwa minyak goreng merupakan salah satu komoditas penting di Indonesia.
“Berdasarkan IHK (Indeks Harga Konsumen) Indonesia minyak goreng memiliki kontribusi yang besar. Hal tersebut karena minyak goreng merupakan salah satu barang yang dikonsumsi masyarakat setiap harinya,” ucap Joel saat mengunjungi Kantor Pusat GIMNI di Jakarta, Rabu 05/03/25.
Dalam pertemuan tersebut Ketua PERMINDO disambut baik oleh Bapak Sahat Sinaga Direktur Eksekutif GIMNI.
Dalam pertemuan tersebut Joel menyampaikan bahwa banyak anggota PERMINDO sebagai repaker kesulitan mendapatkan DMO. Joel memohon agar GIMNI dapat memfasilitasi anggota PERMINDO.
“Melihat situasi pasar sekarang banyak terhambat tidak jelas, pertama karena mesin daripada anggota-anggota GIMNI selaku produsen itu masih belum cukup, maka GIMNI merasa perlu bekerja sama dengan para repaker-repaker, tak terkecuali anggota PERMINDO,” tandas Sahat.












