Truk Sawit 9 Ton Mundur di Tanjakan, Polsek Tadu Raya Gerak Cepat Tangani Laka Tunggal di Alue Bata

NAGAN RAYA — Personel Polsek Tadu Raya merespons cepat insiden kecelakaan lalu lintas tunggal yang terjadi di Jalan Nasional Meulaboh–Abdya, tepatnya di Desa Alue Bata, Kecamatan Tadu Raya, Kabupaten Nagan Raya, Rabu (01/04/2026). Sebuah truk pengangkut sawit seberat 9 ton menghantam pagar sekolah dan belasan motor siswa setelah gagal menanjak.

Insiden yang terjadi sekitar pukul 09.30 WIB ini melibatkan truk jenis Colt Diesel bak kayu dengan nomor polisi BL 8756 VL yang tengah menempuh perjalanan menuju PT SPS 2 di Kecamatan Darul Makmur.

Kronologi: Gagal Oper Gigi di Tanjakan Gunung Mak Tua

Kecelakaan bermula saat truk bermuatan penuh tersebut melintasi tanjakan Gunung Mak Tua di Desa Alue Bata. Berdasarkan hasil olah TKP awal, kendaraan diduga mengalami kegagalan sistem transmisi (gigi blong) saat menanjak, sehingga truk kehilangan tenaga dan meluncur mundur tanpa kendali.

Laju mundur truk baru terhenti setelah menghantam fasilitas publik, dengan dampak kerusakan sebagai berikut:

  • Fasilitas Sekolah: Pagar SMP 7 Kuala mengalami kerusakan akibat hantaman keras.

  • Kendaraan Siswa: Sebanyak 19 unit sepeda motor milik siswa yang terparkir di area sekolah mengalami kerusakan pada bagian bodi.

  • Kondisi Truk: Kerusakan signifikan pada bagian bak kayu dan gardan belakang.

Respon Cepat Polsek Tadu Raya

Kapolsek Tadu Raya, Iptu Cut Husein, menyatakan bahwa personelnya langsung diterjunkan ke lokasi sesaat setelah menerima laporan warga. Langkah cepat diambil untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) dan mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan di jalur nasional tersebut.

“Personel kami segera turun untuk mengamankan situasi, mendata kendaraan yang terdampak, serta memastikan arus lalu lintas tetap lancar. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa ini,” ujar Iptu Cut Husein.

Kerugian Materiil dan Imbauan Keselamatan

Total kerugian materiil akibat insiden ini diperkirakan mencapai Rp10.000.000. Polisi mencatat kondisi jalan saat kejadian dalam keadaan baik (aspal lurus) dan cuaca cerah, namun faktor teknis kendaraan menjadi penyebab utama kecelakaan.

Pihak kepolisian mengimbau kepada para pengemudi, terutama angkutan bermuatan berat, untuk:

  1. Cek Rutin: Memastikan kondisi pengereman dan transmisi berfungsi optimal sebelum berangkat.

  2. Kapasitas Muat: Menghindari kelebihan muatan yang dapat menyulitkan kendaraan saat melintasi jalur tanjakan.

  3. Kewaspadaan: Ekstra waspada saat melintasi area sekolah atau pemukiman warga yang berada di jalur perlintasan tanjakan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *