Tim sepak bola Kabupaten Sidoarjo mulai mengintensifkan persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2025 yang akan digelar di wilayah Malang Raya. Sejak 16 April 2025, skuad Porprov Sidoarjo telah menjalani proses seleksi pemain secara ketat.
Saat ini, tercatat sebanyak 34 pemain telah tergabung dalam skuad sementara. Jumlah tersebut masih akan disesuaikan dengan kuota resmi dari KONI Jawa Timur selaku penyelenggara Porprov.
Pelatih kepala tim, Kodari Amir, menyebut proses seleksi menggunakan sistem promosi dan degradasi guna menjaga persaingan sehat serta menjaring pemain dengan performa terbaik.
“Seleksi kita lakukan dengan sistem promosi-degradasi. Siapa yang tampil konsisten akan bertahan, dan yang belum memenuhi harapan akan digantikan. Proses ini akan terus berjalan sampai komposisi terbaik benar-benar terbentuk,” jelas Coach Amir.
Amir juga menuturkan bahwa sebagian besar pemain yang mengikuti seleksi merupakan kelahiran tahun 2005 dan 2006, dengan kualitas teknik yang relatif merata.
“Secara skill rata-rata anak-anak setara, tapi yang membedakan adalah mental bertanding. Itu yang sedang kita poles dan perkuat,” tambahnya.
Sebagai juara bertahan, ekspektasi terhadap Sidoarjo tentu sangat tinggi. Namun Coach Amir menegaskan bahwa hal tersebut tidak boleh menjadi beban bagi para pemain muda.
“Target kami tentu lebih baik dari sebelumnya. Tapi saya tidak ingin tekanan itu membebani pemain. Mereka harus tampil lepas dan percaya diri. Justru mempertahankan gelar itu lebih sulit daripada merebutnya,” tegasnya.
Dengan waktu persiapan yang masih panjang, tim sepak bola Porprov Sidoarjo optimis mampu membentuk skuad yang solid dan kompetitif guna menjaga tradisi juara dalam ajang olahraga terbesar tingkat provinsi tersebut.













