Rute Internasional Diperluas, Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Sulut Melonjak Signifikan

Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Sulawesi Utara (Sulut) terus mengalami peningkatan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah wisatawan asing yang datang pada awal 2025 berkisar antara 3.000 hingga 5.000 orang per bulan, dengan dominasi turis asal China yang menyumbang hingga 78 persen dari total kunjungan.

Puncaknya terjadi pada 31 Maret 2025, saat Manado menerima 137 turis asal Nanjing melalui penerbangan langsung perdana maskapai TransNusa. Kedatangan ini disambut langsung oleh Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus.

Menanggapi peningkatan jumlah penumpang internasional di Bandar Udara Sam Ratulangi, Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah VIII, Ambar Suyoko, menilai bahwa momen ini menjadi langkah penting dalam mempromosikan Manado sebagai destinasi pariwisata unggulan dengan potensi wisata alam, budaya, dan kuliner yang luar biasa.

“Penerbangan langsung ini menjadi simbol kebangkitan pariwisata Indonesia, khususnya bagi Manado, yang kini semakin dikenal sebagai tujuan wisata kelas dunia,” ujar Ambar dalam siaran pers pada Kamis (3/4/2025).

Ambar menambahkan bahwa seiring meningkatnya minat wisatawan asing, konektivitas internasional ke Manado terus diperluas. Selain rute dari berbagai kota di China, kini wisatawan juga dapat menjangkau Manado melalui Singapura dengan maskapai Scoot Air serta dari Kinabalu, Malaysia, menggunakan AirAsia.

“Kehadiran rute-rute ini semakin mempermudah akses wisatawan dari berbagai negara untuk menikmati keindahan Sulawesi Utara,” tambahnya.

Sejalan dengan itu, General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Bandar Udara Sam Ratulangi, Maya Damayanti, mengatakan bahwa dibukanya penerbangan langsung dari Manado ke berbagai negara merupakan upaya meningkatkan jumlah penumpang internasional di Bandar Udara Sam Ratulangi.

“Untuk meningkatkan pelayanan, saat ini telah tersedia Tourist Information Center di terminal kedatangan Bandar Udara Sam Ratulangi. Fasilitas ini menjadi sarana untuk memberikan informasi mengenai wisata, hotel, dan transportasi kepada wisatawan,” ujar Maya.

Maya juga menekankan bahwa kehadiran wisatawan mancanegara memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata lokal, termasuk industri perhotelan, UMKM, serta destinasi unggulan seperti Taman Nasional Bunaken, yang menerima 6.447 wisman sepanjang 2024.

Pemerintah dan pelaku industri optimistis tren positif ini akan terus berlanjut dengan dukungan dari pembukaan jalur penerbangan internasional, promosi wisata, serta pengembangan atraksi baru. Langkah-langkah ini bertujuan memperkuat posisi Manado sebagai destinasi unggulan selain Bali di mata wisatawan asing, terutama dari China.

Sebagai informasi, sejumlah wisatawan mancanegara yang tiba di Manado melalui Singapura menjadikan Sulawesi Utara sebagai destinasi utama untuk menikmati wisata bahari dan pegunungan, seperti menyelam (diving), snorkeling, serta fotografi keindahan bawah laut. Selain itu, wisata kuliner khas daerah juga menjadi daya tarik tersendiri yang tidak boleh dilewatkan.

Penulis: DONY BUDI SANTOSO, SE.Editor: SNF

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *