Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk terus memberantas korupsi di tanah air. Dalam sambutannya pada Kongres IV Tidar di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Sabtu (17/5), Prabowo menyatakan bahwa pemerintahan yang ia pimpin telah berhasil menyelamatkan ratusan triliun rupiah kekayaan negara dalam enam bulan pertama masa kepemimpinannya.
“Saya disumpah untuk menjalankan UUD 1945 dan seluruh undang-undang yang berlaku. Saya akan tegakkan hukum dan tidak akan membiarkan praktik-praktik yang merugikan kekayaan negara. Aset negara harus dipergunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat,” tegas Prabowo di hadapan para peserta kongres.
Presiden menegaskan bahwa perang melawan korupsi tidak akan berhenti. Bahkan, menurutnya, hampir setiap hari aparat negara berhasil mengungkap kasus korupsi baru.
“Hampir tiap hari kita membongkar kasus korupsi, dan ini tidak akan berhenti. Ini sumpah saya, ini tekad saya,” kata Prabowo dengan nada serius.
Lebih lanjut, Prabowo mengungkapkan bahwa ia mendapat laporan mengenai intimidasi yang dialami oleh para penegak hukum yang sedang menjalankan tugasnya. Ia menyebut ada aparat yang rumahnya didatangi, mobilnya diikuti, hingga difoto secara diam-diam.
“Saya tahu ada penegak hukum yang diancam. Tapi saya ingin tegaskan: kita tidak gentar. Saya tidak gentar,” ujarnya.
Menginjak usia 73 tahun, Prabowo mengatakan dirinya tidak lagi mengejar kekuasaan atau kekayaan pribadi, melainkan ingin meninggalkan warisan terbaik bagi bangsa dan negara.
“Saya hanya ingin meninggalkan nama baik. Saya akan tegakkan keadilan, saya akan melawan segala bentuk korupsi di republik ini tanpa pandang bulu,” pungkasnya.












