Prajurit TNI di Perbatasan Tanam Jagung dan Sayur untuk Ketahanan Pangan

Satgas Pamtas RI-RDTL Batalyon Arhanud 15/DBY di Pos Haumeniana, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT), menunjukkan komitmen nyata terhadap ketahanan pangan nasional. Selain menjalankan tugas menjaga perbatasan, mereka juga aktif mengelola lahan kosong di sekitar pos dengan bercocok tanam.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Danpos Haumeniana, Sertu Pandi Irawan, bersama lima anggota lainnya, yakni Serda Butar-Butar, Pratu Amin, dan Prada Wahyu. Kegiatan ini juga mendapat pendampingan dari tim kesehatan Pos Haumeniana yang diwakili oleh Kopda Yusuf Ariadi, A.Md.Kep.

Berbagai jenis tanaman pangan seperti jagung, ubi, cabai, kangkung, dan bayam ditanam secara rutin setelah masa panen sebelumnya.

“Setelah panen, lahan kami olah kembali dan langsung kami tanami lagi,” ujar Kopda Yusuf Ariadi kepada awak media. Ia menambahkan bahwa kegiatan ini memberikan manfaat besar, baik bagi prajurit maupun masyarakat sekitar.

Lahan kosong di sekitar pos dimanfaatkan secara maksimal, dengan hasil panen tidak hanya dikonsumsi oleh prajurit, tetapi juga dibagikan kepada masyarakat sekitar.

“Tujuannya agar kami bisa berkontribusi dalam ketahanan pangan, baik untuk kebutuhan pos maupun masyarakat di Haumeniana dan sekitarnya,” ungkap Sertu Pandi Irawan.

Inisiatif ini sejalan dengan program ketahanan pangan nasional. Dengan menanam sendiri bahan pangan, Pos Haumeniana membuktikan bahwa ketahanan pangan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga tanggung jawab bersama, termasuk para prajurit yang bertugas di garda terdepan.

Upaya ini pun mendapat apresiasi sebagai contoh nyata kepedulian TNI terhadap masyarakat serta kontribusinya dalam mewujudkan ketahanan pangan di Indonesia.

Penulis: KLAUDIUS A. SANBEIN, S.Pd.Editor: SNF

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *