Kopdes Merah Putih Resmi Terbentuk di Desa Kepuhkembeng, Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat

Pemerintah Desa Kepuhkembeng, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang, resmi membentuk Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih melalui Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) yang digelar di Balai Desa pada Jumat (2/5/2025). Pembentukan koperasi ini menjadi bagian dari program nasional dalam upaya pengentasan kemiskinan ekstrem dan penguatan ekonomi desa.

Sekretaris Desa Anis yang mewakili Kepala Desa Suprapto dalam sambutannya menyampaikan bahwa koperasi ini diharapkan mampu menjadi wadah inklusif yang melibatkan seluruh elemen masyarakat desa. “Saya titip koperasi Merah Putih ini harus melibatkan semuanya. Jangan sampai ada yang merasa ditinggalkan,” tegasnya.

Kopdes Merah Putih merupakan program nasional yang rencananya akan diluncurkan secara serentak di seluruh Indonesia pada 12 Juli 2025 mendatang. Pembentukan koperasi ini sejalan dengan Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto dalam memperkuat ekonomi rakyat.

Hasan Maklum, Pendamping Desa Kecamatan Peterongan, menjelaskan bahwa koperasi akan menjalankan berbagai unit usaha sesuai potensi lokal, seperti swasembada pangan, layanan kesehatan, pergudangan, sembako, hingga perdagangan. “Bidang lain juga bisa ditambahkan sesuai kebutuhan dan potensi desa yang ada,” ujarnya.

Dalam musdesus tersebut ditetapkan susunan pengurus Kopdes Merah Putih Desa Kepuhkembeng sebagai berikut: Abdul Ghofar sebagai Ketua, May Aini sebagai Sekretaris, Amiruddin sebagai Bendahara, Eko sebagai Wakil Ketua Bidang Keanggotaan, dan M. Ayub Fahruddin sebagai Wakil Ketua Bidang Unit Usaha.

Ketua BPD Kepuhkembeng, Subarno, mengingatkan pentingnya pengelolaan koperasi secara transparan dan bertanggung jawab. “Kalau koperasi ini bermasalah atau tidak menghasilkan, dampaknya akan kita rasakan bersama, termasuk pemerintah desa,” ujarnya.

Acara pembentukan ini turut dihadiri oleh Camat Peterongan M. Eryk Arif, perwakilan DPMD, Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Jombang, serta warga calon anggota koperasi dari berbagai unsur masyarakat desa.

Penulis: TIM S.OEditor: SNF

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *