Jombang Pencak Silat Championship II: Solusi Gus Salman Bentuk Karakter Remaja di Era Digital

JOMBANG — Sebanyak 1.235 atlet pencak silat tingkat pelajar mulai dari jenjang TK hingga SMA memadati GOR Merdeka Jombang, Jumat (16/1/2026). Kehadiran ribuan pendekar muda ini bertujuan untuk berlaga dalam ajang bergengsi Jombang Pencak Silat Championship II Piala Bupati Jombang.

Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Jombang, M. Salmanudin, S.Ag., M.Pd. (Gus Salman), yang ditandai dengan pemukulan gong sebagai simbol dimulainya kompetisi.

Benteng Karakter Menghadapi Gempuran Gadget

Dalam sambutannya, Gus Salman menekankan bahwa pencak silat adalah jati diri bangsa yang harus dijaga. Di tengah tren penggunaan gawai (gadget) yang masif di kalangan remaja, olahraga bela diri ini dinilai sebagai solusi efektif untuk membangun karakter dan disiplin.

“Kehadiran ribuan atlet muda ini adalah bukti bahwa pencak silat masih menjadi kebanggaan kita. Gunakan ajang ini untuk menumbuhkan sportivitas. Menang atau kalah adalah bagian dari proses, yang terpenting adalah semangat persatuan sebagai benteng di era digital,” tegas Gus Salman.

Mencari Penerus Eko Febrianto di Kancah Dunia

Ketua Umum IPSI Kabupaten Jombang, Budi Setiawan, SE., MM., melaporkan bahwa tingginya partisipasi peserta tahun ini menjadi modal besar untuk menyaring bibit unggul. Pihaknya ingin mencetak atlet yang mampu mengikuti jejak sukses Eko Febrianto, atlet nasional asal Jombang yang telah mendunia.

“Kami ingin menciptakan wadah prestasi yang nyata. Harapan kami, kompetisi ini melahirkan sosok-sosok berprestasi baru yang membanggakan Jombang, baik di dunia olahraga maupun dalam karier masa depan,” ujar Budi Setiawan.

Sinergi Lintas Sektor untuk Pemuda Jombang

Pembukaan ini turut disaksikan oleh jajaran tokoh penting Jombang, antara lain:

  • Kompol Syarlis, S.IK, M.IK (Wakapolres Jombang)

  • Sumarsono, S.Pd., MM. (Ketua Umum KONI Jombang)

  • Hartono, S.Sos., MM. (Plt Kadispora Jombang)

  • Perwakilan dari Kodim 0814 Jombang.

Sinergi antara Pemerintah Kabupaten, aparat keamanan, dan organisasi olahraga ini menunjukkan komitmen kuat dalam membina potensi pemuda melalui jalur positif. Kejuaraan ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 16 hingga 18 Januari 2026, dengan kategori Tanding dan Seni.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *