Hadiri Harlah Bahrusy Syafaat, Menko Pangan Zulhas Janji Larang Impor Tapioka

LAMPUNG TENGAH – Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), menghadiri peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-8 Bahrusy Syafaat Lampung (BSL) yang dimeriahkan dengan acara ‘Sholawat Kebangsaan’ di Lapangan Astomulyo Punggur, Lampung Tengah, pada Sabtu malam (27/9/2025). Acara yang turut menampilkan tokoh agama Gus Miftah ini menarik perhatian tokoh daerah dan ribuan jamaah.

Dalam kemeriahan yang juga dihadiri Gubernur Lampung dan dua bupati setempat, Menko Zulhas menyampaikan kesaksiannya tentang visi kesejahteraan Presiden Prabowo yang fokus pada ketahanan pangan dan swasembada komoditas utama.

Momen paling menarik terjadi ketika jamaah, yang mayoritas adalah petani, menanyakan soal harga singkong yang sempat anjlok. Menko Zulhas merespons dengan tegas, menyatakan bahwa masalah tersebut kini sudah selesai dan ia akan melarang impor Tapioka. Pernyataan ini disambut sorak gembira dan tepuk tangan meriah dari jamaah, menunjukkan respons positif terhadap kebijakan proteksi komoditas lokal tersebut.

Zulhas juga memastikan komitmen pemerintah terhadap harga komoditas padi. Saat jamaah serentak menjawab harga padi kini Rp6.500 per kilogram, Menko membenarkan, “Itu perintah Presiden, harga padi (ditetapkan) Rp6.500.”

Sebelumnya, Zulhas sempat menceritakan kesaksiannya mendampingi Presiden Prabowo berpidato di PBB dan mendapat sambutan positif dari berbagai pemimpin dunia.

Sementara itu, dalam tausiyahnya, Gus Miftah mengajak jamaah untuk meluruskan niat dalam memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Ia juga menyampaikan pesan yang relevan dengan isu ketahanan pangan, yaitu mengingatkan jamaah untuk tidak membuang sisa makanan dan minuman.

Perayaan Harlah BSL yang juga menampilkan hiburan hadroh dan lawak dari Percil CS ini berlangsung lancar, aman, dan kondusif.

Penulis: PRAWITOEditor: SNF

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *