SIDOARJO — Respon cepat ditunjukkan oleh tim layanan darurat Kabupaten Sidoarjo. Menindaklanjuti laporan warga terkait keberadaan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang meresahkan di pintu masuk Desa Jambangan, Kecamatan Candi, Tim Call Center 112 bersama Satpol PP Sidoarjo melakukan evakuasi pada Rabu (01/04/2026).
Aksi ini mendapat apresiasi luas dari warga dan pedagang sekitar yang selama beberapa hari terakhir merasa terancam dengan kehadiran pria asing tersebut.
Koordinasi Lintas Sektor di Lapangan
Sebelum proses evakuasi dilakukan, Tim Call Center 112 berkoordinasi dengan perangkat desa setempat, termasuk Kepala Dusun (Kasun) Jambangan, Galih, dan Moddin Desa Jambangan, Nur Cholis. Koordinasi ini memastikan tindakan yang diambil tepat sasaran dan didukung oleh lingkungan sekitar.
“Alhamdulillah, warga Jambangan sendiri sebenarnya sehat secara mental maupun psikis. Namun, baru kali ini wilayah kami dimasuki ODGJ dari luar yang bukan warga asli sini,” ujar Nur Cholis di lokasi kejadian.
Resahkan Pedagang dan Pengguna Jalan
Keberadaan pria yang diduga mengalami depresi berat ini telah lama dipantau oleh perangkat desa. Pak Dji, seorang pemilik warkop, mengungkapkan bahwa pria tersebut sering memaksa meminta rokok dan uang kepada pelanggan.
“Kalau tidak diberi, dia marah-marah sambil membawa kayu. Selain aromanya menyengat, kehadirannya membuat pembeli enggan mampir karena takut,” keluhnya.
Tak hanya pedagang, pengguna jalan pun merasa terancam. Pria tersebut sering membanting benda-benda seperti kayu dan ban bekas ke tengah jalan, yang sangat membahayakan keselamatan pengendara yang melintas di gerbang masuk desa.
Evakuasi Sesuai SOP dan Tanpa Identitas
Proses evakuasi tidak berjalan mulus. Pria tersebut sempat melakukan perlawanan sengit yang nyaris melukai petugas Satpol PP. Namun, tim berhasil mengamankan pria tersebut secara terukur sesuai SOP.
Setelah diperiksa, petugas tidak menemukan kartu identitas diri di dalam tas yang dibawa. “Saat diinterogasi, bicaranya melantur dan alamat tinggalnya berubah-ubah, sehingga menyulitkan kami menghubungi pihak keluarga,” ungkap Januar, petugas Satpol PP Sidoarjo.
Pria tersebut kini telah dibawa ke Liponsos Sidoarjo untuk mendapatkan pemeriksaan medis dan perawatan intensif dengan harapan dapat segera pulih dan bertemu kembali dengan keluarganya.
Imbauan Bagi Masyarakat
Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melalui Tim 112 mengimbau masyarakat yang mengenali ciri-ciri pria tersebut untuk segera melapor agar proses rehabilitasi dan pencarian keluarga dapat berjalan lebih mudah. Warga diingatkan untuk selalu memanfaatkan layanan Call Center 112 jika menemui situasi darurat di lingkungan sekitar.














