LOLODA UTARA — Semangat kebersamaan menyelimuti persiapan Grup Nyangere Loloda Utara menjelang perhelatan besar perayaan satu tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Utara (Halut). Setelah menjalani latihan intensif selama dua hari terakhir, grup ini menyatakan kesiapan penuh untuk berlaga di pentas lomba yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 28 Maret 2026.
Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan nyata dari masyarakat dan pemerintah setempat terhadap program kerja serta visi-misi kepala daerah di usia satu tahun kepemimpinan mereka.
Sinergi Pemerintah Kecamatan dan Desa
Grup Nyangere ini dikoordinir langsung oleh Pemerintah Kecamatan bekerja sama dengan seluruh Pemerintah Desa se-Kecamatan Loloda Utara. Kolaborasi ini bertujuan untuk memastikan delegasi Loloda Utara mampu tampil maksimal dan menjaga nama baik wilayah di tingkat kabupaten.
Camat Loloda Utara, Alpius Duko, selaku koordinator kecamatan, terus memberikan motivasi tinggi kepada para peserta. Ia menekankan bahwa kehadiran grup ini bukan sekadar mengikuti lomba, melainkan membawa marwah dan kebanggaan masyarakat Loloda Utara.
Apresiasi dari Ketua APDESI
Dukungan penuh juga datang dari jajaran Pemerintah Desa. Ketua APDESI Loloda Utara, Yusri Arba, menyampaikan rasa terima kasihnya atas partisipasi aktif seluruh elemen yang terlibat.
“Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah kecamatan dan desa atas dukungan sehingga kegiatan ini bisa terlaksana demi nama baik Loloda Utara. Kami juga memohon doa restu serta dukungan dari para sesepuh agar kegiatan Grup Nyangere ini berjalan lancar dan sukses,” ujar Yusri pada Jumat (27/3/2026).
Momentum Keharmonisan Budaya
Lomba Nyangere ini diharapkan menjadi ajang unjuk kekompakan dan pelestarian budaya lokal di tengah perayaan politik formal. Melalui seni dan gerak, Loloda Utara ingin menunjukkan solidaritas mereka dalam menyukseskan satu tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Utara.
Partisipasi ini juga menjadi bukti bahwa pembangunan daerah tidak hanya dilihat dari aspek infrastruktur, tetapi juga melalui penguatan identitas budaya dan dukungan moril masyarakat terhadap pemimpinnya.












