OBANO — Kepala Distrik Paniai Barat, Yosian Pigome, S.I.Kom., memimpin langsung kunjungan kerja ke sejumlah petani budidaya ikan air tawar di wilayahnya. Kunjungan yang berlangsung selama dua hari, yakni pada Kamis hingga Jumat (3-4/9/2026), ini dilakukan guna menindaklanjuti arahan dari Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Paniai.
Dalam pelaksanaannya, Kepala Distrik bersama tim menempuh medan yang cukup panjang, bergerak sejak pukul 06.36 WIT hingga pukul 17.00 WIT setiap harinya. Mereka turun langsung menjangkau lokasi kolam yang tersebar di 12 kampung di wilayah Distrik Paniai Barat.
Kunjungan maraton ini bertujuan untuk mengecek kelayakan kondisi kolam yang sudah beroperasi, mendata calon penerima bantuan kolam baru, sekaligus memberikan pembinaan langsung kepada para petani ikan.
Dari 31 Menjadi Target 63 Kolam
Berdasarkan hasil pendataan dan verifikasi di lapangan, saat ini tercatat ada 31 petani yang telah aktif membudidayakan ikan di kolam mereka masing-masing. Sementara itu, antusiasme masyarakat untuk mengelola sektor perikanan terlihat dari adanya 34 pengajuan baru untuk pembuatan kolam.
Dengan tambahan pengajuan tersebut, Pemerintah Distrik Paniai Barat menargetkan total keseluruhan kolam budidaya yang beroperasi di lingkungan distrik dapat mencapai 63 kolam.
Seluruh data dan hasil verifikasi lahan dari 34 pengajuan baru ini akan segera diteruskan ke Pemerintah Kabupaten Paniai untuk diusulkan sebagai program bantuan resmi.
Dorong Ketahanan Pangan dan Ekonomi Warga
Di setiap kampung yang disinggahi, Yosian Pigome tidak hanya mendata, tetapi juga memberikan edukasi dan pemahaman terkait prospek perkembangan budidaya ikan kolam kepada masyarakat setempat.
“Kita harus mulai dari yang kecil. Kolam yang sudah ada kita maksimalkan, yang baru kita dorong. Pemerintah siap kawal,” tegas Yosian.
Ia optimis program ini akan membawa dampak positif yang signifikan bagi masyarakat sekitar. “Kalau 63 kolam ini bisa jalan, maka kebutuhan ikan konsumsi dan ekonomi masyarakat di 12 kampung ini bisa terbantu,” ungkapnya.
Melalui langkah proaktif ini, Pemerintah Distrik Paniai Barat berharap sektor perikanan air tawar dapat terus berkembang, menjadi salah satu pilar utama ketahanan pangan, serta motor penggerak perekonomian masyarakat di kawasan pegunungan.












